Marak Pasar Liar di Banyuwangi Hantui Pasar Tradisional, Pemerintah Diharap Segera Bertindak

Dampak maraknya pasar liar, Pasda Rogojampi sepi pembeli, Senin (26/1/2026)(blok-a.com/Kuryanto)
Dampak maraknya pasar liar, Pasda Rogojampi sepi pembeli, Senin (26/1/2026)(blok-a.com/Kuryanto).

Banyuwangi, blok-a.com – Menjamurnya sekumpulan pedagang liar yang menggelar dagangan di beberapa bahu jalan dan perkampungan berlokasi strategis di wilayah Kabupaten Banyuwangi, imbasnya sangat dirasakan oleh pedagang dan pengelola pasar tradisional/Pasar Daerah (Pasda) milik pemerintah.

Seperti yang terjadi di Pasda Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, dari pantauan Blok-a.com, pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Jumlah pengunjung yang berbelanja di pasar sangat memprihatinkan.

Koordinator Pasda Rogojampi, Budi Hariyanto saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sekitar tiga hingga enam titik pasar liar yang ada di wilayahnya.

Menurutnya, keberadaan pasar liar ini tidak hanya menyebabkan kemacetan dan bau tak sedap. Namun, juga mengancam kelangsungan hidup pedagang yang berjualan di pasar-pasar tradisional, salah satunya adalah Pasda Rogojampi.

“Maraknya pasar liar tanpa ada pungutan restribusi ini sangat meresahkan. Selama ini selain berimbas pada para pedagang, juga berdampak negatif pada pendapatan pasar. Kami berharap, pemerintah segera menangani masalah ini, agar geliat pasar tradisional di Banyuwangi kembali normal seperti dulu lagi,” harapnya.

Budi menambahkan, saat ini harga berbagai komoditas bahan pokok penting (bapokting) yang dijual di Pasda Rogojampi masih terbilang normal, meski datangnya Ramadhan tinggal menghitung hari.

“Mudah-mudahan normalnya harga bapokting di Pasda Rogojampi ini bertahan hingga Ramadhan tiba. Sehingga dapat menarik animo pembeli dan menambah jumlah pedagang lesehan yang datang, agar bisa menambah pendapatan restribusi,” imbuhnya

Berikut data harga bapokting di Pasda Rogojampi yang harganya relatif normal:

Harga Beras:

  • Premium, Rp14.900/Kg
  • Medium, Rp13.400/Kg
  • Medium BULOG Rp12.500/Kg
  • Telur Ras Rp29 ribu/Kg
  • Gula pasir Rp16 ribu/Kg

Harga Miyak goreng:

  • Kemasan premium Rp22 ribu/L
  • Kemasan sederhana Rp20 ribu/L
  • Curah Rp18.000/Kg (tanpa kemasan)
  • MINYAKITA Rp17.500 /L

Harga Daging:

  • Sapi Rp135 ribu/Kg (super)
  • Ayam Potong Rp34 ribu/Kg
  • Ayam kampung Rp85 ribu/Kg

Harga Cabai:

  • Merah besar Rp20 ribu/Kg
  • Rawit Rp35 ribu/Kg
  • Hijau Rp40 ribu/Kg

Harga Bawang:

  • Merah Rp36 ribu/Kg
  • Putih Rp35 ribu/Kg
  • Bombay Rp40 ribu/Kg
  • Kedelai import Rp11000/Kg
  • Tepung terigu Rp10.500/Kg
  • Tepung terigu merk Segitiga Rp12 ribu/Kg

Harga Sayuran:

  • Kubis Rp6.000/Kg
  • Buncis dan Ranti Rp10 ribu/Kg
  • Kentang dan Wortel Rp15 ribu/Kg
  • Tahu dan tempe mentah Rp2500/10biji.

Fenomena maraknya pasar liar yang akhir-akhir ini menghantui Kabupaten Banyuwangi menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah. Dengan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak, diharapkan masalah ini dapat diselesaikan, agar kondisi pasar dapat lebih teratur dan terkontrol. (Kur/gni)

Exit mobile version