Banyuwangi, blok-a.com – Harga jual hewan ternak sapi dan kambing di Pasar Hewan Banyuwangi, mulai merangkak naik 20 hingga 25 persen menginjak pekan kedua Ramadan.
Dari data yang diperoleh blok-a.com, harga jual tertinggi sapi jantan putih dewasa sebelumnya masih berkisar Rp19,2 juta per ekor, hari ini naik menjadi Rp24 juta per ekor. Untuk harga jual terendah, dari Rp10 juta naik menjadi 12,5 juta per ekor.
Menurut salah satu pengepul dan pedagang sapi, Heri, harga jual sapi mengalami kenaikan sejak pekan pertama puasa.
“Harga jual sapi naik 20 sampai 25 persen sejak puasa dapat satu minggu yang lalu. Dampak adanya kenaikan tersebut untuk sementara penjualan mengalami penurunan,” kata Heri, saat blok-a.com melakukan pantauan harga jual sapi di Pasar Hewan Rogojampi, Rabu (20/3/2024).
Keterangan senada juga disampaikan oleh Koordinator Pasar Hewan Rogojampi, Budi Harianto. Menurutnya dampak adanya kenaikan tersebut, jumlah ternak sapi yang dibawa pedagang ke pasar hanya sebesar 80 persen.
“Dampak adanya kenaikan harga jual sapi dari 20 – 25 persen per ekor, pandapatan penarikan retribusi jumlah hewan ternak yang datang di Pasar Hewan Rogojampi menurun 20 persen,” keluh Budi Harianto.
Sementara itu, terpisah, Koordinator Pasar Hewan Glenmore, Slamet Budiono, mengatakan, pihaknya bersyukur, sebab meski harga jual sapi dan kambing mengalami kenaikan, jumlah hewan ternak yang dibawa pedagang sudah kembali normal.
“Hari ini jumlah hewan ternak sapi dan kambing yang datang di Pasar Hewan Glenmore, jumlahnya normal yaitu lebih kurang 130 ekor,” tegas Slamet Budiono, Jumat (22/3/2024).
“Dengan normalnya jumlah hewan ternak yang datang di pasar, bisa menopang Pendapatan Asli Daerah dari Pasar Hewan Glenmore,” tandas Slamet Budiono bangga. (kur/lio)
