HUT ke-81 PMI, Banyuwangi Gelar Aksi Sosial Dropping Air Bersih Hingga Operasi Katarak Gratis

Usai upacara peringatan HUT ke-81 PMI, Wabup Mujiono gelar foto bersama. (foto: istimewa)
Usai upacara peringatan HUT ke-81 PMI, Wabup Mujiono gelar foto bersama. (foto: istimewa)

Banyuwangi, blok-a.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Banyuwangi tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk menggelar berbagai aksi nyata yang langsung menyentuh masyarakat, seperti penyaluran air bersih ke daerah kekeringan, bantuan sarana usaha, hingga layanan operasi katarak gratis.

Rangkaian kegiatan sosial itu merupakan wujud komitmen PMI untuk terus hadir di tengah masyarakat, selaras dengan tema HUT ke-81 PMI tahun ini, yakni “Peduli, Bergerak, Bersama.”

“Tema Peduli, Bergerak, Bersama menjadi semangat bagi PMI untuk menerjemahkan kepedulian terhadap sesama ke dalam aksi nyata,” kata Wakil Bupati Banyuwangi sekaligus Ketua PMI Banyuwangi, Mujiono, saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 PMI di halaman Kantor PMI Banyuwangi, pada Senin (21/09/2026).

Upacara peringatan diikuti ratusan peserta yang terdiri dari anggota Palang Merah Remaja (PMR), para relawan, serta karyawan dan karyawati PMI Banyuwangi.

Mujiono menegaskan, semangat kepedulian itu diimplementasikan PMI Banyuwangi melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan warga saat ini.

“Di Banyuwangi, semangat tersebut kita implementasikan lewat berbagai aksi sosial yang relevan dengan permasalahan warga,” tandasnya

Salah satu aksi yang terus dilakukan adalah dropping air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Penyaluran air bersih menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Tegaldlimo, Cluring, dan Bangorejo.

“Ini sudah dan terus kita lakukan ke sejumlah wilayah yang memang masih kekeringan. Air bersih yang sudah kita distribusikan bekerja sama dengan PUDAM sebanyak 225 ribu liter,” jelas Mujiono.

Selain bantuan air bersih, PMI Banyuwangi juga menyalurkan puluhan paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Tidak hanya itu, PMI turut memberikan bantuan sarana usaha berupa set meja dan kursi lipat untuk para pedagang kaki lima agar dapat meningkatkan usahanya.

Di bidang kesehatan, PMI Banyuwangi juga menyiapkan layanan operasi katarak gratis bagi 400 warga kurang mampu. Kegiatan sosial tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 13 hingga 18 Oktober 2026 mendatang.

Mujiono menegaskan, PMI akan terus berupaya hadir membantu berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Untuk memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan, PMI juga memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Salah satunya melalui kerja sama dengan Baznas Banyuwangi dalam mendukung penanganan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. (Kur).

Exit mobile version