Banyuwangi blok-a.com – Prestasi membanggakan diraih RSUD Blambangan Banyuwangi. Tiga layanan unggulannya, yakni Kardiologi (jantung dan pembuluh darah), Neurologi (saraf), dan Onkologi (kanker), berhasil meraih penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang diselenggarakan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).
Dalam ajang tersebut, layanan Kardiologi dan Neurologi masing-masing meraih Sapphire Honor Award, sementara layanan Onkologi meraih Platinum Merit Award.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti pengakuan atas komitmen RSUD Blambangan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kinerja RSUD Blambangan meraih tiga penghargaan National Hospital Ranking dari PERSI. Penghargaan memang bukan segalanya bagi kami, namun dengan apresiasi ini menjadi tolok ukur bagaimana kita harus berbenah dan meningkatkan layanan kesehatan yang lebih untuk masyarakat,” ujar Ipuk, Minggu (11/10/2026).
Plt. Direktur RSUD Blambangan, dr. Siti Asiyah Anggraeni, menjelaskan penghargaan NHR diberikan berdasarkan penilaian komprehensif terhadap kualitas pelayanan rumah sakit.
“Penilaian mencakup kompetensi sumber daya manusia, apakah dokternya lengkap dan kompeten, kemudian kelengkapan sarana dan prasarana, hingga kepatuhan terhadap standar klinis,” tutur dr. Asiyah.
Selain itu, tim penilai juga menelaah rekam medis pasien untuk melihat kesesuaian tindakan medis dan pelayanan yang diberikan.
Untuk kategori kardiologi, tercatat 33 rumah sakit di Indonesia yang meraih Sapphire Honor Award, termasuk RSUD Blambangan. Sedangkan pada kategori neurologi, ada 29 rumah sakit penerima penghargaan serupa. Sementara untuk onkologi, RSUD Blambangan masuk dalam 13 rumah sakit penerima Platinum Merit Award.
Dr. Asiyah menjelaskan, NHR memiliki lima tingkatan penghargaan, mulai dari Diamond Excellence Award, Emerald Distinction Award, Sapphire Honor Award, Platinum Merit Award, hingga Gold Achievement Award.
Menariknya, pemeringkatan ini tidak didasarkan pada kelas atau tipe rumah sakit, melainkan murni pada kualitas layanan.
“Penilaian tidak mengacu pada tipe RS, namun murni pada layanan tanpa memandang tipe RS-nya. Jadi RSUD Blambangan yang tipe B juga berkompetisi dengan rumah sakit tipe A. Yang dinilai adalah kualitas layanan yang diberikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, informasi terkait kompetisi dapat diakses melalui laman https://www.peringkatpersi.id/rankings, sementara kriteria dan mekanisme penilaian dapat dilihat di https://www.peringkatpersi.id/methodology.
“Capaian ini bentuk apresiasi atas komitmen RSUD Blambangan dalam meningkatkan mutu pelayanan klinis, memperkuat kompetensi SDM, pengembangan layanan spesialistik, serta mengutamakan keselamatan pasien,” pungkasnya. (Kur).
