Banyuwangi, blok-a.com – Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan hewan. Terbaru, RSH sudah dilengkapi Unit Layanan Khusus Penyakit Dalam dan Bedah Hewan. Unit ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab Banyuwangi dengan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga.
Unit layanan tersebut berada di kompleks RSH Banyuwangi, Jalan RA Kartini Nomor 56. Kehadirannya melengkapi layanan yang sudah ada sebelumnya, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap penanganan kesehatan hewan yang lebih spesifik dan mendalam.
Terdapat lima bidang layanan yang dapat ditangani, yakni penyakit dalam, bedah, reproduksi, nutrisi, dan patologi anatomi. Layanan ini didukung peralatan medis yang cukup lengkap. Mulai dari hematology analyzer, pemeriksaan kimia darah, ultrasonografi (USG), X-Ray, pemeriksaan histopatologi, hingga pemeriksaan parasit.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pengembangan layanan ini menjadi bagian dari upaya pemkab untuk memperkuat RSH Banyuwangi sebagai fasilitas kesehatan hewan rujukan.
“Unit tambahan ini melengkapi layanan kesehatan yang sebelumnya sudah ada di RSH Banyuwangi,” kata Ipuk saat meresmikan Unit Layanan Khusus Penyakit Dalam dan Bedah, dalam rangkaian Peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190, Kamis (24/9/2026).
Menurut Ipuk, keberadaan unit layanan khusus ini sangat relevan bagi Banyuwangi yang dikelilingi tiga taman nasional dengan keanekaragaman fauna.
“Ini akan menunjang kinerja BKSDA dan teman-teman taman nasional terkait penanganan fauna. Jika terjadi kasus pada hewan tertentu, diharapkan penanganan bisa lebih mudah dan cepat,” jelasnya
Dekan FIKKIA Universitas Airlangga, Sp.BS (K), menjelaskan bahwa unit ini dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan hewan secara spesifik.
“Salah satu contohnya, unit ini bisa melayani operasi melahirkan bagi hewan yang tidak bisa melahirkan secara normal. Juga ada operasi tumor atau penanganan patah tulang,” terangnya.
Ia menambahkan, unit layanan tersebut akan didukung sedikitnya 10 dokter hewan sesuai bidang keahliannya masing-masing. Di antaranya dokter hewan spesialis bedah dan penyakit dalam veteriner, reproduksi veteriner, nutrisi veteriner, patologi anatomi veteriner, parasitologi veteriner, serta kesehatan masyarakat veteriner.
Dalam rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan di Banyuwangi juga digelar berbagai layanan gratis untuk hewan peliharaan. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemberian vaksin, vitamin, dan obat cacing untuk kucing dan anjing yang dikemas dalam program Gerakan Obat Cacing untuk Kucing dan Anjing Terpadu dan Vaksinasi Rabies (GOCAT+R).
Pada kegiatan tersebut, disiapkan sebanyak 400 dosis vaksin rabies. Sebanyak 250 dosis diberikan untuk layanan di RSH Banyuwangi, sedangkan sisanya didistribusikan ke empat Puskeswan yang ditunjuk, yakni di Blimbingsari, Gambiran, Genteng, dan Tegaldlimo. (Kur)
