Perkuat Kompetensi Kegawatdaruratan, RSUD Genteng Gelar In House Training BTCLS

Tim EMT saat memberikan arahan kepada nakes RSUD di gelar In House Training BTCLS. (Foto: dok RSUD untuk blok-a.com)
Tim EMT saat memberikan arahan kepada nakes RSUD di gelar In House Training BTCLS. (Foto: dok RSUD untuk blok-a.com)

Banyuwangi, blok-a.com – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, RSUD Genteng Kabupaten Banyuwangi telah menggelar In House Training Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) sejak tanggal 8-13 September 2026.

Pelatihan yang digelar dalam sepekan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk membangun sumber daya manusia kesehatan yang kompeten, responsif, dan siap bertindak cepat saat menghadapi situasi gawat darurat.

Direktur RSUD Genteng dr. Sugiyo, M. Kes menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan langkah penting untuk menjamin pelayanan yang bermutu.

Menurutnya, materi BTCLS tidak hanya fokus pada teori. Peserta juga dilatih keterampilan klinis, kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan, kemampuan komunikasi, serta kerja sama tim.

“Melalui metode pembelajaran dan simulasi kasus, peserta dibekali cara memberikan pertolongan pertama secara sistematis pada pasien trauma maupun kegawatdaruratan jantung dan pembuluh darah,” ujar dr. Sugiyo, Senin (14/09/2026).

Kegiatan ini juga menghadirkan instruktur dari Tim EMT 118 Surabaya.

“Keterlibatan tim tersebut diharapkan memberi pengalaman praktis yang sesuai dengan kondisi nyata di lapangan,” imbuhnya.

Hingga hari terakhir pelatihan, antusiasme peserta tetap tinggi untuk menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan.

Bagi RSUD Genteng, pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin. Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menghadirkan layanan kegawatdaruratan yang lebih cepat, tepat, aman, dan profesional.

“Dengan menjunjung nilai Knowledge, Skill, Teamwork, dan Humanity, RSUD Genteng terus berupaya mencetak tenaga kesehatan yang siap memberikan pertolongan di saat setiap detik sangat menentukan,” pungkas dr. Sugiyo. (kur)

Exit mobile version