Pasar Wit-Witan Banyuwangi, Surga Kuliner Tradisional Dengan Suasana Hutan Asri

Banyuwangi, blok-a.com – Jika Malang memiliki Pasar Tempo Doeloe yang terkenal sebagai surga jajanan dan makanan tradisional, Banyuwangi juga tidak kalah menarik dengan kehadiran Pasar Wit-Witan. Berlokasi di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, pasar ini menyuguhkan berbagai kuliner khas pedesaan setiap hari Minggu, memberikan pengalaman berbelanja yang unik di bawah pepohonan rimbun.

Pasar Wit-Witan resmi dibuka pada 25 Agustus 2019 dan mengambil nama dari kata “wit” dalam Bahasa Jawa yang berarti pohon. Ini mencerminkan lokasi pasar yang dikelilingi hutan kecil yang asri. Dengan jarak sekitar 19 km dari pusat kota Banyuwangi, akses menuju pasar ini mudah dijangkau, menjadikannya pilihan yang tepat untuk menikmati suasana pasar tradisional.

Berbeda dengan Pasar ‘Semar’ yang merupakan tradisi tahunan, Pasar Wit-Witan buka setiap hari Minggu dari pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Untuk menikmati berbagai makanan lezat yang ditawarkan, disarankan untuk datang lebih awal, karena banyak jajanan yang sudah ludes sebelum jam tutup.

Ragam Kuliner yang Menggugah Selera

Aneka menu kuliner tradisional di pasar wit-witan banyuwangi  (Fto: surya.co.id)

Di Pasar Wit-Witan, pengunjung dapat menjumpai aneka kuliner tradisional yang mengingatkan pada jajanan tempo dulu. Kudapan ringan seperti jenang sapar, klepon, tiwul, dan kerupuk kluntung khas Singojuruh menjadi pilihan tepat untuk mengawali pagi. Bagi yang menginginkan hidangan lebih berat, terdapat bubur ayam dengan kuah pedas yang siap memanjakan lidah.

Tak ketinggalan, makanan utama seperti Geseng Bangsong, yang berbahan dasar itik, nasi pecel, dan rawon alas menjadi menu yang wajib dicoba. Makanan ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menggambarkan kekayaan kuliner khas Banyuwangi.

Untuk menghilangkan dahaga setelah menikmati berbagai hidangan, Pasar Wit-Witan juga menawarkan berbagai minuman tradisional. Minuman seperti beras kencur, kunyit asam, dan kopi plonco menjadi pilihan yang menarik untuk menyegarkan tubuh.

Lokasi yang Ramah Lingkungan

Pasar Wit Witan di Desa Alasmalang, Banyuwangi (IG: pasar.witwitan)

Salah satu daya tarik Pasar Wit-Witan adalah komitmennya terhadap lingkungan. Para pedagang telah bersepakat untuk mengurangi penggunaan plastik dengan mengganti kemasan makanan dengan bahan ramah lingkungan seperti daun pisang, batok kelapa, dan bambu. 

Ini merupakan langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan Banyuwangi sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.

Destinasi Wisata Kuliner yang Menarik

Kebo keboan di Pasar Wit witan Banyuwangi  (Sumber: VIVA Banyuwangi)

Pasar Wit-Witan bukan hanya sekadar tempat untuk berbelanja makanan, tetapi juga merupakan destinasi wisata kuliner yang menarik. Di sini, pengunjung dapat menikmati pertunjukan kebo keboan dan berbagai kesenian angklung yang di atraksikan oleh warga setempat.

Dengan suasana yang berbeda dan kekayaan kuliner yang ditawarkan, Pasar Wit-Witan menjadi tempat yang tepat untuk bernostalgia dengan jajanan tempo dulu sambil menikmati keindahan alam Banyuwangi.(mg3/)

Penulis: Zulkaria Irawan (Mahasiswa Magang Kampus STIMATA Malang)

Exit mobile version