Diguyur Hujan Deras Beberapa Hari, Jalan Raya Gumitir Ambles dan Retak

Jalur Gunung Gumitir yang mengalami keretakan. (blok-a.com/Kuryanto)
Jalur Gunung Gumitir yang mengalami keretakan. (blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – Akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari, Jalan Raya Gumitir di KM 236 – 800 ambles.

Selain itu, juga terjadi retakan sepanjang 15 meter, dengan kedalaman sekitar 25 cm, dan lebar 10 cm.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Balai Pelakasana Jalan Nasional (BPJN) melakukan pengaspalan jalan yang retak. Bagi pengendara roda 6 atau lebih, untuk sementara waktu dilarang melintas jalur Gumitir.

Larangan tersebut berlaku mulai tanggal 24 – 25 April 2024, atau sejak Rabu pukul 10.00 WIB, sampai dengan Kamis pukul 18.00 WIB.

Sementara itu untuk wilayah Kabupaten Banyuwangi, jajaran Polsek Kalibaru, melaksakanan penyekatan truk roda 6 atau lebih yang akan melintasi Jalur Gunung Gumitir.

Penyekatan truk yang hendak melintasi jalur Gumitir.
Penyekatan truk yang hendak melintasi jalur Gumitir.

“Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan proses pengaspalan jalan yang retak di KM 236 – 800, atau yang lebih dikenal dengan istilah tingkungan Mbah Singo, oleh BPJN,” ujar Kapolsek Kalibaru, Iptu Yaman Adinata.

Untuk sementara waktu, jalur Gunung Gumitir hanya bisa dilalui oleh mobil pribadi atau kendaraan kecil.

“Kami mengimbau, bagi pengendara dari arah Banyuwangi yang akan menuju Jember atau sebaliknya, silahkan melalui jalur utara atau sementara istirahat di lokasi-lokasi kantong parkir,” imbau Iptu Yaman Adinata. (kur/lio)

Exit mobile version