DPRD Banyuwangi Apresiasi Kinerja Lapas Kelas IIA Sukses Gagalkan Berbagai Penyelundupan

Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila, berdialog dengan Kalapas Banyuwangi, Solichin saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Selasa (14/07/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)
Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila, berdialog dengan Kalapas Banyuwangi, Solichin saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Selasa (14/07/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, Blok-a.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi memberikan apresiasi kepada jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi. Apresiasi diberikan atas ketatnya sistem pengamanan yang berhasil menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas dalam beberapa waktu terakhir.

Penegasan itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila, saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke Lapas Banyuwangi, pada Selasa (14/07/2026). Dalam peninjauan tersebut, politisi yang akrab disapa Bu Rifa itu didampingi jajaran petugas lapas untuk mengecek titik-titik krusial penunjang keamanan, termasuk area branggang.

“Kami mengacungi jempol untuk seluruh petugas Lapas Banyuwangi. Keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkoba berkali-kali dengan berbagai modus menunjukkan bahwa sistem pengawasan dan integritas petugas di sini berjalan sangat baik. Prestasi ini harus terus dipertahankan,” ujar Rifa.

Selain memantau aspek keamanan, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai dinamika hukum terbaru. Komisi I bersama pihak lapas membahas pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru.

Salah satu poin yang disorot adalah konsep pidana yang menempatkan penjara sebagai Ultimum Remedium atau upaya terakhir. Menurut Komisi I, penerapan konsep ini diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kelebihan kapasitas atau overcapacity di dalam lapas.

Komitmen Lapas Bersih Narkoba

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, menyambut baik dukungan dan pengawasan dari legislatif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menggagalkan peredaran narkoba merupakan wujud komitmen institusinya.

“Dukungan dari Komisi I DPRD Banyuwangi ini menjadi motivasi bagi kami. Pengamanan di seluruh area akan terus kami perketat secara konsisten. Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba ke dalam lapas,” tegas Solichin.

Selanjutnya rangkaian kunjungan kerja ini ditutup dengan peninjauan ke Galeri Jeruji Osing. Galeri tersebut menampilkan hasil program pembinaan kemandirian bagi warga binaan Lapas Banyuwangi.

Marifatul Kamila mengaku kagum melihat kualitas produk kain batik yang dihasilkan warga binaan. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan, Ketua Komisi I tersebut juga membeli sejumlah kain batik untuk dibawa pulang. (Kur)

Exit mobile version