Fatayat NU Kencong Bergerak: Gebrakan 66 Pengurus Baru Lawan Stunting dan Pernikahan Dini

Ghyta Eka Puspita saat bersama dengan pengurus Fatayat NU Kencong, Kabupaten Jember usai pelantikan pengurus baru di Gedung Wahya Wibawa Graha , Minggu (26/04/2026) (foto: Blok-a.com/Rio)
Ghyta Eka Puspita saat bersama dengan pengurus Fatayat NU Kencong, Kabupaten Jember usai pelantikan pengurus baru di Gedung Wahya Wibawa Graha , Minggu (26/04/2026) (foto: Blok-a.com/Rio)

Jember, Blok-a.com – Pengurus Fatayat NU Kecamatan Kencong periode 2025-2030 resmi dilantik di Pendopo Wahyawibagraha, Minggu (27/4/2026). Sebanyak 66 pengurus di bawah kepemimpinan Minhajul Abidah dilantik langsung oleh Siti Maulidah dari Pengurus Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Timur.

Dalam acara pelantikan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember Ghyta Eka Puspita memberikan tantangan kepada Fatayat NU Kencong untuk turun tangan mengatasi stunting dan pernikahan dini.

“Diplomasi di meja makan keluarga jauh lebih efektif daripada sekadar retorika,” kata Ghyta dalam sambutannya.

Merespons tantangan tersebut, Fatayat NU Kencong meluncurkan program “Kang Dul” (Kreatif, Amanah, Ngaji, dan Dodolan). Program ini ditujukan untuk memberdayakan pedagang kecil di Kencong agar dapat sukses tanpa meninggalkan etika Islam.

Selain itu, organisasi perempuan muda NU ini juga fokus pada gerakan literasi. Fatayat NU Kencong menilai perempuan yang cerdas secara literasi tidak akan mudah terjebak dalam lingkaran kemiskinan atau pernikahan anak.

Program lainnya adalah pemberdayaan anak berkebutuhan khusus untuk mendapat ruang setara dalam masyarakat.

Dengan tagline “Berdaya, Berdampak, Mendunia”, ke-66 pengurus yang baru dilantik ditargetkan segera turun ke desa-desa di wilayah Kencong. (rio/ova)

Exit mobile version