Banyuwangi, blok-a.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingkat okupansi KA Blambangan Ekspres meningkat pasca adanya perpanjangan relasi. Dari yang sebelumnya Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng-Ketapang, menjadi Stasiun Pasar Senen-Ketapang.
Manager Humas KAI Daop 1, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, hingga tanggal 7 September 2024, KA Blambangan telah melayani sebanyak 12.993 penumpang.
Jumlah pelanggan yang naik dari Daop 1 Jakarta, rata-rata sebanyak 303 orang per hari.
“Per hari sebanyak 408 kursi yang tersedia, jumlah penumpang rata-rata di dominasi oleh pelanggan yang naik dari Daop 1 Jakarta, yakni dari Stasiun Pasar Senen Jakarta, Bekasi serta Stasiun Karawang,” jelas Ixfan Hendriwintoko, Minggu (8/9/2024).
Sementara itu, VP Public Relations KAI Anne Purba, mengungkapkan jumlah penumpang KA Blambangan Ekspres mengalami peningkatan signifikan selama 37 hari sejak perpanjangan rute pada 26 Juli lalu.
“Setelah rute kereta api Blambangan Ekspres diperpanjang dari 26 Juli 2024 hingga 31 Agustus 2024 total volumenya selama 37 hari mencapai 57.282 penumpang. Naik 43,52 persen dibanding 37 hari sebelum diperpanjang (14 Juni-20 Juli) dengan 39.912 penumpang,” kata Anne dalam keterangan resminya, Senin (9/9/2024).
Rata-rata volume harian juga mengalami peningkatan, dari 1.097 menjadi 1.548 atau 41,11 persen.
Data yang dihimpun, okupansi penumpang pada periode 26 Juli-31 Agustus mencapai 190 persen atau meningkat 57 persen dibanding periode 14 Juni-20 Juli yaitu 133 persen.
Menurut Anne, okupansi melebihi 100 persen karena adanya penumpang yang turun-naik di antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.
Seperti diketahui, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) resmi memperpanjang relasi Kereta Api (KA) Blambangan Ekspres, pada hari Jumat (26/7/2024).
KA Blambangan Ekspres diberangkatkan dari Stasiun Ketapang Banyuwangi pukul 14.50 WIB, tiba di Pasar Senen Jakarta, pukul 07.15 waktu setempat.
Sedangkan untuk arah sebaliknya, dari Stasiun Pasar senen Jakarta diberangkatkan pukul 12.15 waktu setempat, tiba di Stasiun Ketapang Banyuwangi pukul 04.55 WIB.
Peresmian pemberangkatan perdana KA Blambangan Ekspres, langsung dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Stasiun Ketapang, dengan didampingi Direktur Niaga KAI, Hadis Surya Palapa.
Perpanjangan relasi ini memberikan kemudahan bagi para penumpang yang ingin bepergian dari Jakarta (Pasar Senen) ke Banyuwangi (Ketapang) dan sebaliknya dengan KA.
“Perpanjangan relasi KA Blambangan Ekspres ini menjadi bagian dari peningkatan pelayanan KAI kepada pelanggan,” kata VP Public Relations KAI Anne Purba.
Blambangan Ekspress relasi Banyuwangi-Jakarta yang menempuh jarak 1.031 Kilometer, dengan waktu 16 jam 25 menit tersebut, menggunakan kelas ekonomi dan eksekutif. Dengan rangkaian New Generation, yang menyediakan sebanyak 408 kapasitas tempat duduk.
Upgrade kereta kelas ekonomi tersebut menggantikan jenis kursi tegak berhadapan 80 tempat duduk menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi dengan 72 tempat duduk, sehingga leg room-nya menjadi lebih luas.
Perlu diketahui, rute terbaru KA Blambangan Ekspres relasi Stasiun Ketapang Banyuwangi-Pasar Senen Jakarta, memecahkan rekor terjauh mengalahkan KA Pendalungan, yang selama ini menempuh jarak 919 Kilometer.(kur/lio)
