Pemkab Banyuwangi Bersama Ikawangi Fasilitasi Mudik Gratis Bagi Perantau di Bali

Dokumen mudik gratis Pemkab Banyuwangi tahun 2023.
Dokumen mudik gratis Pemkab Banyuwangi tahun 2023.

Banyuwangi, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bekerjasama dengan Ikatan keluarga besar Banyuwangi (Ikawangi) Dewata – Bali, kembali memfasilitasi mudik gratis bagi perantau asal Banyuwangi yang tinggal di Bali.

Dalam program tersebut, disiapkan 8 bus dan 2 truk untuk mengangkut 400 orang dan sekitar 200 sepeda motor warga Banyuwangi, yang ingin pulang ke kampung halaman saat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fisetiadani mengatakan, program mudik gratis merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu para pemudik.

“Pemkab menggandeng Ikawangi Dewata untuk mengkoordinir mudik lebaran gratis bagi warga Banyuwangi yang bekerja atau tinggal di Bali, untuk pulang ke Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk Fiestiandani, Selasa (19/3/2024).

“Bagi para pemudik, silahkan manfaatkan fasilitas ini untuk pulang kampung ke Banyuwangi,” imbau Bupati Banyuwangi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Komang Sudira Atmaja menjelaskan, pendaftaran mudik gratis mulai dibuka mulai 22 Maret di kantor sekretariat Ikawangi di Jl. Pulau Ayu No. 199 Denpasar.

Adapun syarat untuk mengikuti mudik gratis, diantaranya menyerahkan fotocopy KTP, fotocopy STNK bagi yang membawa kendaraan, serta terdaftar sebagai anggota Ikawangi Dewata yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA).

“Pendaftaran dibuka mulai hari Jumat (22/3/2024). Ditutup sewaktu-waktu jika kuota sudah penuh. Masyarakat Banyuwangi yang bekerja di Bali bisa segera mendaftar,” terang Komang Sudira Atmaja.

Selain 8 bus berkuota 400 penumpang, program mudik gratis ini, juga disediakan 2 truk untuk mengangkut kendaraan roda dua milik pemudik.

“Dua truk tersebut diperkirakan bisa mengangkut sekitar 200 motor. Pemberangkatan mudik gratis nanti dilaksanakan dari Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu, 6 April 2024, pukul 08.00 WITA,” pungkas Komang Sudira Atmaja. (kur/lio)

Exit mobile version