Banyuwangi, Blok-a.com – Sebanyak 79 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Ruang Rempeg Jogopati, pada Rabu (12/08/2026).
Dari 79 PNS baru tersebut, 17 orang di antaranya merupakan tenaga kesehatan. Rinciannya terdiri dari 3 dokter spesialis, 7 dokter umum, 2 tenaga fungsional kesehatan, dan 7 apoteker.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, merinci formasi PNS yang menerima SK kali ini.
“Mereka terdiri dari 3 dokter spesialis, 7 dokter umum, 2 fungsional kesehatan, 7 apoteker, 6 auditor, dan 54 fungsional teknis lainnya,” jelas Ilzam.
Ilzam menambahkan, dari total 81 orang yang lolos seleksi CPNS 2024, sebanyak 79 orang telah mengikuti dan dinyatakan lulus Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Latsar) di Pemprov Jatim. Sehingga berhak menerima SK pengangkatan.
Dalam sambutannya, Bupati Ipuk menekankan pentingnya peran PNS sebagai pelayan publik. Ia menyebut sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas Pemkab Banyuwangi.
“Dengan bertambahnya dokter spesialis, dokter umum, dan tenaga kesehatan lain, kami berharap pelayanan kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit bisa semakin kuat. Program seperti PAS – Puskesmas Asuhan Spesialistik juga terus kita dorong untuk meningkatkan kompetensi nakes di daerah,” kata Ipuk.
Bupati Ipuk juga mengingatkan seluruh PNS baru agar tidak menjadikan status ASN sebagai tujuan akhir.
“Menjadi PNS bukan hanya soal masa depan yang terjamin. Lebih dari itu, tugas kita adalah menjamin masyarakat terlayani dengan baik dan mampu menjawab tantangan yang ada di Banyuwangi,” tegasnya.
Ia meminta para PNS untuk adaptif terhadap perubahan zaman dan memanfaatkan teknologi untuk mempermudah kerja.
“Era sekarang sangat dinamis dan kompetitif. PNS harus cepat, efektif, dan terus belajar. Manfaatkan teknologi, tapi jangan sampai bergantung. Terus upgrade diri dan gali kreativitas untuk menciptakan inovasi pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” pungkas Ipuk.
Dengan penambahan 79 PNS baru ini, Pemkab Banyuwangi berharap pelayanan publik di berbagai sektor, khususnya kesehatan, dapat semakin optimal dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (Kur)
