Jember, blok-a.com – Bupati Jember, Hendy Siswanto, resmi membuka Lokakarya 7 yang dihadiri oleh 218 guru penggerak Kabupaten Jember.
Acara ini digelar di Aula Dinas Pendidikan Jember pada Kamis (25/4/2024).
Dalam sambutannya, Bupati Hendy menekankan pentingnya peran guru penggerak dalam mengembangkan pendidikan di daerah.
“Semua guru wajib menjadi guru penggerak, mereka harus belajar selama 310 jam untuk menjadi guru penggerak,” kata Bupati Hendy.
Dia juga menjelaskan bahwa kuota untuk menjadi Calon Guru Penggerak (CGP) memang terbatas. Sehingga para guru harus antre menunggu giliran.
Program guru penggerak ini bertujuan untuk menciptakan guru yang memiliki kematangan moral, emosi, dan spiritual, serta mampu mengembangkan diri dan guru lain melalui refleksi, berbagi, dan kolaborasi.
Guru Penggerak diharapkan dapat menjadi katalis perubahan pendidikan di daerahnya dengan menggerakkan komunitas belajar.
“Selain itu juga menjadi pengajar praktik bagi rekan guru lainnya, mendorong peningkatan kepemimpinan murid, membuka ruang diskusi positif, dan menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong kesejahteraan ekosistem pendidikan di sekolah,” pungkas Hendy.(sup)
