I Made Cahyana Resmi Jabat Ketua DPRD Banyuwangi Periode 2024-2029

Prosesi pengambilan sumpah janji dan pelantikan Ketua dan tiga Wakil Ketua DPRD Banyuwangi periode 2024-2029 di Gedung DPRD Banyuwangi, Rabu (2/10/2024).
Prosesi pengambilan sumpah janji dan pelantikan Ketua dan tiga Wakil Ketua DPRD Banyuwangi periode 2024-2029 di Gedung DPRD Banyuwangi, Rabu (2/10/2024).

Banyuwangi, blok-a.com – Politisi senior dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), I Made Cahyana Negara, resmi dilantik sebagai Ketua Definitif DPRD Banyuwangi periode 2024-2029. Pelantikan ini digelar dalam rapat paripurna istimewa di Gedung Dewan pada Rabu (2/10/2024).

Selain I Made Cahyana, tiga Wakil Ketua DPRD Banyuwangi juga turut dilantik. Mereka adalah Siti Mafrochatin Ni’mah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai Wakil Ketua I, Michael Edy Hariyanto dari Partai Demokrat sebagai Wakil Ketua II, dan Ruliono dari Partai Golkar sebagai Wakil Ketua III.

Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi, I Gede Yuliartha.

Dari pantauan blok-a.com, acara pelantikan ini dihadiri oleh seluruh anggota dewan terpilih hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, serta sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, termasuk Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah.

Sebelumnya, I Made Cahyana menjabat sebagai Ketua Sementara DPRD Banyuwangi. Posisi Wakil Ketua Sementara dipegang oleh Inayanti Kusumasari dari PKB.

Usai dilantik, I Made Cahyana menyampaikan bahwa agenda terdekat DPRD Banyuwangi adalah pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

“Agenda yang akan kita bahas dalam waktu dekat yakni pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD). Kita targetkan dalam sepekan sudah selesai,” ujar Made.

Plt Bupati Banyuwangi Sugirah juga menyampaikan ucapan selamat kepada pimpinan dewan yang baru dilantik. Ia berharap, kerja sama antara legislatif dan eksekutif akan semakin erat demi kemajuan daerah.

“Kepada para pimpinan yang baru, saya berharap untuk terus mengedepankan kepentingan masyarakat, dan senantiasa mengutamakan dialog serta pendekatan inklusif supaya pembangunan yang kita rencanakan akan tepat sasaran,” tandas Sugirah.(kur/lio)

Exit mobile version