Banyuwangi, Blok-a.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi membuka pendaftaran beasiswa baru bernama “Banyuwangi Progresif” atau B-Pro. Program ini memberi kesempatan bagi putra-putri daerah untuk kuliah gratis di bidang strategis, termasuk Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).
Beasiswa B-Pro merupakan program pendidikan terbaru dari Pemkab Banyuwangi. Fokus utamanya adalah membiayai pendidikan tinggi di bidang kesehatan dan bidang prioritas lain yang dibutuhkan daerah.
Beasiswa ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa tahun ajaran 2026/2027 dan mahasiswa “on going” minimal semester 3. Prioritas diberikan kepada keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, dan penghafal Al-Qur’an.
Jurusan yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Untuk sektor kesehatan mencakup Keperawatan, Kebidanan, Gizi, Sanitasi, Psikologi, Farmasi, Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi Spesialis, hingga PPDS.
Selain kesehatan, beasiswa juga mencakup bidang Pendidikan, Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Teknik dan Infrastruktur, Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, Ilmu Sosial, Hukum, serta Perikanan.
“Beasiswa B-Pro bagian dari upaya kami memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas SDM, serta memenuhi kebutuhan tenaga profesional di daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, pada Kamis (09/07/2026).
Pendaftaran dibuka mulai 6 Juli hingga 18 Juli 2026. Bisa dilakukan melalui QR code di flyer resmi atau melalui link yang sudah disediakan. Informasi detail juga bisa dilihat di media sosial Dinas Pendidikan atau datang langsung ke Kantor Dinas Pendidikan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfian, merinci jadwal seleksi:
- Seleksi Administrasi dan Substansi: 20 Juli – 8 Agustus 2026
- Penetapan Penerima: 14 Agustus 2026
- Pengumuman Hasil Akhir: 18 Agustus 2026
Syarat utama pendaftar adalah warga Banyuwangi, bukan PNS, dan bukan penerima beasiswa lain. Daftar lengkap dokumen bisa dilihat di link pendaftaran.
Beasiswa diberikan sejak dinyatakan lolos hingga lulus. Untuk jurusan Kedokteran hingga semester 12, dan jurusan lain hingga semester 8.
Salah satu poin penting, penerima beasiswa diprioritaskan yang bersedia kembali mengabdi di daerah asalnya setelah lulus. Terutama untuk wilayah 3T seperti Pesanggaran, Tegaldlimo, dan Wongsorejo.
“Kami mengutamakan putra putri dari wilayah Pesanggaran, Tegaldlimo, Wongsorejo agar setelah lulus mereka kembali mengabdi di wilayahnya sendiri, dekat domisilinya,” jelas Alfian.
Bupati Ipuk mengimbau masyarakat segera mendaftar. “Jangan sampai terlambat, manfaatkan program ini untuk mengakses pendidikan tinggi secara gratis,” pungkasnya. (kur)
