Banyuwangi, blok-a.com – Nasib apes menimpa Naziwa Ledista Binarjaya (11) dengan Janeta (8) asal Desa Genteng Wetan dan Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.
Pasalnya, dua gadis kecil pelajar SD tersebut harus mengalami luka yang cukup serius setelah sepeda motor yang ditumpanginya terlibat kecelakaan di Jalan Raya KH Wahid Hasyim Dusun Kopen Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng Banyuwangi.
Kecelakaan yang tepatnya terjadi di depan warung pecel Mbah Sareh Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng itu saat mereka pulang sekolah, Rabu (15/11/2023) pukul 11.30.
Menurut keterangan Kapolsek Genteng, Kompol Agung Setya Budi SH, Naziwa Ledista Binarjaya, pelajar SD yang beralamat di Dusun Maron, RT 07 RW 02, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng tersebut dibonceng Untung alias Jayik (57). Keduanya menumpangi Yamaha Mio J.
“Untung sendiri merupakan warga Maron RT 01 RW 01, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Dia mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J warna putih ber Nopol P-6549-SA,” terang Kompol Agung Setya Budi.
Sedangkan Janeta, dibonceng ibunya saat pulang sekolah yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna hitam, Nopol P-4628-YR.
“Ibunya bernama Siti Alfiah (47) warga Dusun Canga’an, RT 05 RW 09, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng,” ungkapnya.
Menurut keterangan salah seorang saksi yang merupakan penjaga TK Bhayangkari, Prasetiyo (45) mengatakan, awalnya sepeda motor Yamaha Mio J, putih itu berjalan dari arah selatan ke utara.
Sesampainya di TKP, tiba – tiba Untung alias Jayik kehilangan kendali, sehingga motor yang dikendarainya jalan serong ke kiri. Jayik tidak menyadari jika tepat di depannya terdapat sepeda motor Honda Scoopy berhenti di depan kios yang jual es jeruk.
“Lantaran posisi parkirnya Scoopy juga serong kekanan dan berada di badan jalan, serta jarak yang sudah dekat akhirnya motor Mio J tersebut menabrak kenalpot motor Honda Scoopy hingga keduanya jatuh dibadan jalan,” paparnya.
“Akibat kecelakaan itu, Untung mengalami patah tulang betis kaki kiri. Sedangkan yang dibonceng, Naziwa Ledista Binarjaya mengalami luka benjol dan memar lecet hidung. Selanjutnya korban dilarikan ke RS. Al-Huda,” urai Kompol Agung Setya Budi.
Sementara itu, Siti Alfiah mengalami luka robek kecil di bawah alis mata kiri, sedangkan Janeta luka lecet pada dada kiri. Keduanya melakukan rawat jalan.
Tindakan kepolisian, mendatangi TKP, mengamankan Barang Bukti (BB) dan membuat sket TKP.
“Dari hasil olah TKP, penyebab kecelakaan dipicu dari kekurang hati – hatian pengendara sepeda motor Yamaha Mio J putih,” bebernya.
Petugas yang mandatangi TKP, Piket Lantas Polsek Genteng Aipda Hayim.A, Bripka George AS, Pengda Srilestari, dan PHL M. Hatta MS.
Motor Honda Scoopy alami pecah di knalpot pada badan mesin dan pecah dek bawah kanan. Motor Yamaha Mio J, alami lecet di spakbor depan dan dek samping kanan. Sementara itu rombong kios roboh, patah dan robek. kerugian material semua sekitar Rp 1 juta,” tegas Kapolsek Genteng.
Perlu diketahui, Piket lantas Polsek Genteng, hari Rabu (15/11/2023) telah menangani dua kecelakaan di Banyuwangi.
Sebelumnya, Sepeda motor dan sepeda gayung yang bertabrakan di Desa Karongdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, sekitar pukul 07.30 WIB. Pengendara sepeda motor dilaporkan tewas.
Menurut keterangan Kapolsek Genteng, Kompol Agung Setya Budi SH., pada blok-a.com, laka tersebut melibatkan sepeda motor Honda Tiger warna hitam ber Nopol DK-5645-UW, dan sepeda gayung berjenis Jengki bawa tobos sayuran.
“Musibah tersebut terjadi di Jalan Raya Blok agung jurusan Genteng, masuk Dusun Karangdoro, RT 03 RW 01, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, atau tepatnya di perempatan Toko Bu Mariyati,” ungkap Kompol Agung Setya Budi. (Kur)
