Empat Hari Tak Kelihatan, Warga Purwoharjo Banyuwangi Ditemukan Tewas di Kandang Ayam

Anggota Polsek Puwoharjo bersama tenaga medis saat melakukan pemeriksaan dan evakuasi jenazah Hendri, pria yang ditemukan meninggal di kandang ayam diduga akibat tersengat listrik, Senin (10/08/2026)(foto: Blok-a.com/Kuryanto)
Anggota Polsek Puwoharjo bersama tenaga medis saat melakukan pemeriksaan dan evakuasi jenazah Hendri, pria yang ditemukan meninggal di kandang ayam diduga akibat tersengat listrik, Senin (10/08/2026)(foto: Blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, Blok-a.com – Warga Dusun Krajan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo pada hari Senin (10/08/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, dikejutkan dengan penemuan jenazah Hendri Widiatmoko (43) di dalam kandang ayam miliknya. Sebelumnya, korban diketahui sudah empat hari tidak terlihat oleh warga sekitar.

Menurut keterangan Kapolsek Purwoharjo Iptu Agus Suhartono saat dikonfirmasi, penemuan berawal dari kecurigaan saksi Mariono (61) warga setempat.

“Berdasarkan keterangan saksi, karena merasa curiga selama empat hari tidak menemui Hendri, selanjutnya ia menghubungi Kepala Dusun Krajan, Waluyo (53) bersama saksi lainnya, Imron Iswadi (56), untuk mendatangi rumah korban,” terangnya kepada blok-a.com, Selasa, (11/08/2026).

Sesampainya di rumah korban, kedua saksi memanggil korban dan tidak mendapatkan jawaban, sementara pintu dalam keadaan terkunci. Karena tercium bau anyir dan menyengat, Waluyo kemudian menggunakan tangga untuk membuka gerendel pintu depan.

“Kata Waluyo, setelah pintu terbuka, mereka melihat korban sudah dalam keadaan tengkurap dan meninggal dunia di kandang ayam di dalam rumahnya,” ungkap Iptu Agus Suhartono.

Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwoharjo.

“Setelah menerima laporan warga, kami segera mendatangi TKP bersama Babinsa, perangkat desa, dan tim medis dari Puskesmas Purwoharjo dr. Sugeng beserta dua perawat,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar tim medis, korban meninggal sekitar 4 hari dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

“Kami menduga korban meninggal akibat tersengat listrik saat membetulkan stop kontak di kandang ayam. Hal ini terlihat dari posisi kedua tangan korban yang masih memegang kabel beraliran listrik dan korban tidak memakai alas kaki,” jelasnya.

Kapolsek Purwoharjo menambahkan, dari keterangan perangkat desa, Hendri diketahui tinggal sendirian di rumahnya selama kurang lebih 20 tahun. Sebelumnya korban tinggal bersama kakeknya. Setelah kakeknya meninggal, Hendri hidup membujang seorang diri.

Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan bahwa kejadian ini murni musibah. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di TPU Kradenan.

Lebih lanjut Iptu Agus Suhartono juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan perbaikan instalasi listrik.

“Pastikan aliran listrik dipadamkan terlebih dahulu dan gunakan alas kaki serta peralatan yang aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya. (Kur)

Exit mobile version