Heboh Kambing Warga Banyuwangi Mati Misterius, Bola Mata dan Kuku Hilang 

Salah satu kambing warga Desa Curah Leduk, Kecamatan Kalibaru, yang ditemukan mati dalam kondisi hilang dua bola mata dan dua telapak kakinya, Rabu (1/5/2025).(blok-a.com/Kuryanto)
Salah satu kambing warga Desa Curah Leduk, Kecamatan Kalibaru, yang ditemukan mati dalam kondisi hilang dua bola mata dan dua telapak kakinya, Rabu (1/5/2025).(blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – Warga Dusun Curah Leduk, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, dihebohkan penemuan beberapa ekor kambing yang mati dengan kondisi misterius.

Kambing-kambing tersebut mati dalam kondisi dua bola matanya dan dua telapak kaki/kuku depannya hilang.

Kambing mati misterius itu pertama kali ditemukan di kandang milik Ahmad Syarief (47) pada hari Sabtu (27/4/2024).

“Sebelumnya pas saya cek di kandang sekitar jam 06.00 WIB, kambing masih kedaan aman. Lalu saat sekitar jam 08.00 WIB, kambing saya sudah mati satu dalam keadaan dua kuku depan dan dua matanya hilang,” kata Sarep, panggilan akrab Ahmad Syarief.

Sarep mengaku heran atas kejadian tersebut. Pasalnya, ia sama sekali tak mendengar suara apapun yang mencurigakan dari kandang.

“Pertama kali yang melihat kambing saya mati dalam keadaan aneh justru istri saya. Dia kaget dan sempat berteriak, kemudian memanggil saya,” ujar Sarep.

Kejadian yang sama kemudian berturut-turut terjadi pada hari Minggu (28/4/2024) dan Rabu (1/5/2024). Korbannya adalah kambing milik Aldi Alfian (22) dan Fendi, yang juga warga setempat.

“Kalau ternak kambing saya yang mati, anehnya yang hilang justru gigi serta mulut kambing. Hingga hari ini, di daerah kami sudah tiga ekor kambing yang mati secara misterius,” ungkap Fendi dengan nada heran.

Warga menduga peristiwa ini ada kaitannya dengan aktivitas pelaku tumbal pesugihan. Sebab kejadian serupa pernah terjadi beberapa tahun silam.

“Beberapa tahun sebelumnya di sini juga pernah ada kejadian seperti ini. Atas insiden ini para pemilik kambing mengalami kerugian rata-rata di atas Rp1 juta,” terang warga tersebut.

Untuk menggali peristiwa ini dari sisi medis, blok-a.com menemui dokter hewan setempat, drh. Risa.

Namun, pihaknya mengaku masih belum bisa menyimpulkan penyebab kematian kambing-kambing warga.

“Kita masih belum bisa menyimpulkan, kambing tersebut mati karena terkena penyakit atau bukan. Karena semua itu butuh penelitian,” jelas drh. Risa.

Terpisah, Kapolsek Kalibaru, Iptu Yaman Adinata ketika diminta tanggapan terkait kasus tersebut, mengatakan hingga hari ini belum ada laporan warga.

Namun pihaknya telah menerjunkan petugas untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Hingga hari ini belum ada laporan warga. Bhabinkamtibmas sudah saya perintahkan untuk lakukan penelusuran guna mendapat keterangan dan laporan dari warga,” tandas Iptu Yaman Adinata.(kur/lio)

Exit mobile version