Banyuwangi, Blok-a.com – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, pada Minggu sore (26/07/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat peristiwa tersebut, puluhan atap rumah warga porak-poranda.
Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Total kerugian material ditaksir mencapai Rp9.000.000.
Kapolsek Purwoharjo, Iptu Agus Suhartono saat dikonfirmasi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, Irvan Shodiq (46), warga setempat. Menurut saksi, sebelum musibah alam itu terjadi awalnya hujan mulai turun sekitar pukul 14.30 WIB.
Sekitar 10 menit kemudian, terlihat angin puting beliung datang dari arah timur menuju barat dan melewati permukiman warga.
“Kata Irvan, datangnya angin puting beliung sangat kencang, sehingga membuat atap rumah warga Dusun Ngadirejo berhamburan,” ujar Iptu Agus pada blok-a.com, Senin (27/07/2026).
Selain Irvan, saksi lain yakni Yeyen Eko Setiawan (38), Kepala Dusun Ngadirejo, juga membenarkan kejadian tersebut.
Dari pendataan di lapangan, sedikitnya 10 rumah warga mengalami kerusakan pada atap, dapur, dan teras. Rinciannya sebagai berikut:
- Suparman – Asbes rumah rusak, kerugian Rp1.500.000
- Riyatno – Asbes dapur rusak, kerugian Rp500.000
- Anom Sunaryo – Asbes rusak, kerugian Rp500.000
- Wagiman – Asbes rusak, kerugian Rp200.000
- Suwagi – Asbes rusak, kerugian Rp1.000.000
- Roni – Atap dapur rusak, kerugian Rp2.000.000
- Ismail – Atap rumah rusak, kerugian Rp500.000
- Supeno – Asbes teras rusak, kerugian Rp1.000.000
- Kastamah – Atap rumah, dapur, dan teras rusak, kerugian Rp1.500.000
- Sunyitno – Atap dapur rusak, kerugian Rp300.000
“Total kerugian material ditaksir mencapai Rp9.000.000,” jelasnya.
Iptu Agus Suhartono menambahkan, usai insiden terjadi, petugas yang mendatangi TKP selain dirinya bersama beberapa anggota serta Babinsa Serda Aris A, juga Kepala Desa Bulurejo Widarto, dan Kepala Dusun Ngadirejo Yeyen Eko Setiawan.
“Kami mengimbau warga agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem. Jika terjadi hujan deras disertai angin, segera amankan diri dan barang berharga ke tempat yang lebih aman,” imbau Iptu Agus.
Pemerintah desa bersama warga saat ini melakukan pendataan lanjutan dan gotong royong untuk membantu perbaikan rumah yang rusak. (Kur)






Media Sosial