Banyuwangi, blok-a.com – Setelah 4 hari pencarian, tim SAR gabungan Banyuwangi berhasil menemukan jenazah Sugiono (48) nelayan asal Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, yang tenggelam di perarairan Trianggulasi, Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Sabtu (1/6/2024).
Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setya Budi menjelaskan, korban berhasil ditemukan di titik 3 Nanometer atau kurang lebih sekitar 12 Km dari TKP.
“Lokasi korban ditemukan berada di bibir pantai perairan Trianggulasi, Alas Purwo, pada pukul 08.15 waktu setempat,” kata Wahyu Setya Budi.
Setelah dievakuasi, selanjutnya korban diserahkan pada pihak keluarganya untuk segera dimakamkan.
“Dengan ditemukanya jenazah Sugiono, maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Dan seluruh tim SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuanya masing-masing,” tutup Wahyu Setya Budi.
Sebelumnya, korban diduga hilang akibat perahu yang ia tumpangi dihantam ombak besar saat mencari ikan di pantai G-Land, Taman Nasional Alas Purwo.
Korban berangkat menggunakan perahu berwarna biru, kombinasi hijau dan merah. Di lambung perahu diberi tulisan ‘Sempoerna’.
Pasca insiden kecelakaan tersebut, Pos Kamladu Grajagan mendapatkan informasi adanya penemuan serpihan perahu milik korban di pesisir Pantai Trianggulasi, Alas Purwo.
Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan membagi 3 tim untuk penyisiran.
“Untuk tim 1, melakukan pencarian dengan menyisir pantai Trianggulasi menggunakan perahu karet. Sedangkan tim 2, mencari korban dengan dibantu menggunakan perahu nelayan setempat,” ungkap Wahyu Setya Budi, Jumat (31/5/2024).
Sementara untuk tim 3, diinstruksikan untuk berfokus melakukan pencarian di wilayah darat.(kur/lio)
