Kandang Ayam di Alasbuluh Wongsorejo Ludes Terbakar, Pemilik Rugi Rp5 Juta

Kobaran api yang membakar kandang ayam milik Muhammad Lutfianto, Rabu (22/07/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto).
Kobaran api yang membakar kandang ayam milik Muhammad Lutfianto, Rabu (22/07/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, Blok-a.com – Peristiwa kebakaran telah meluluhlantakkan sebuah kandang ayam milik Muhammad Lutfianto (31), warga Dusun Krajan I, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi pada Rabu siang (22/07/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meski kerugian materi ditaksir mencapai Rp5.000.000.

Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, saat dikonfirmasi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, Uswatun Sholeha (30), saat awal mula kebakaran itu terjadi saksi sedang menjaga warung angkringan miliknya.

“Menurut keterangan Uswatun, saat ia sedang menjaga akringan miliknya, tiba-tiba ada anak-anak yang bermain memberitahu bahwa ada kebakaran di belakang rumahnya,” ungkap AKP Eko Darmawan.

Mengetahui hal itu, Uswatun langsung mengecek ke belakang dan mendapati kandang ayam milik Muhammad Lutfianto sudah terbakar. Saksi kemudian berteriak dan memanggil pemilik kandang yang berada di dalam rumah.

Mendengar teriakan saksi, Muhammad Lutfianto bersama warga sekitar segera berusaha memadamkan api dengan menggunakan air dan peralatan seadanya agar kobaran api tidak menjalar ke tempat lain. Salah satu warga kemudian melapor ke Polsek Wongsorejo.

Setelah menerima laporan, lanjut AKP Eko Darmawan, kami memerintahkan 3 anggota untuk menuju TKP dan berkoordinasi dengan Camat Wongsorejo agar menghubungi tim pemadam kebakaran untuk segera diturunkan.

“Sekitar 30 menit kemudian, Tim Damkar Kabupaten Banyuwangi tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Dengan bantuan warga, api berhasil dipadamkan sekitar 1 jam kemudian,” urainya.

Berdasarkan hasil identifikasi di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pemilik kandang yang sedang membersihkan kandang ayam dengan cara membakar kutu menggunakan obor. Api kemudian merembet dan membesar.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat membersihkan kandang atau membakar sesuatu, terutama di area yang mudah terbakar. Hal ini untuk menghindari kejadian serupa agar tidak terulang,” pungkas Kapolsek. (Kur)

Exit mobile version