Banyuwangi, blok-a.com – Sebuah cold storage ikan, CV Restu Ibu Muncar di Kecamatan Muncar, Banyuwangi kebakaran pada Selasa (19/12/2023) siang. Peristiwa ini mengakibatkan pemilik mengalami kerugaian hingga ratusan juta rupiah.
Kapolsek Muncar, AKP Akhmad Ali Masduki mengatakan, awal mula kebakaran diperkirakan terjadi sekira pukul 13.00 WIB.
Korban atau pemilik CV Restu Ibu Muncar, bernama H. Budi Setiawan (43).
“Api pertama kali diketahui berasal dari dalam ruangan/gudang cold storage CV Restu Ibu Muncar, yang bertempat di Dusun Palurejo, RT 01 RW 07, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar,” terang AKP Akhmad Ali Masduki, Rabu (20/12/2023).
“Penyebab kebakaran diduga karena overhead kelistrikan pada heater. Sehingga api menyambar tumpukan kardus yang berisi ikan kering yang ditumpuk di atas heater atau pemanas dari mesin cold storage yang berada di dalam cold room,” imbuhnya.
Dalam insiden itu ada dua orang saksi yang mengetahui awal mula kronologi kejadian, yaitu Ahmad Noval (25) anak pemilik CV Restu Ibu Muncar, dan Nanang Hariyanto (38) warga Dusun Krajan, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar.
“Nanang Hariyanto sendiri merupakan salah satu karyawan CV Restu Ibu Muncar yang bertugas sebagai operator mesin,” ungkapnya.
“Menurut Nanang Hariyanto, pada hari Selasa sekira pukul 13. 00 WIB, dia melapor pada Ahmad Noval, bahwa ada alat di dalam ruang cold storage yang rusak,” ujar AKP Akhmad Ali Masduki.
Selang beberapa menit kemudian, Nanang pun keluar untuk membeli pengganti alat yang rusak tersebut. Selanjutnya Ahmad Noval masuk ke dalam ruangan itu untuk mengambil ikan.
“Saat Ahmad Noval berada di dalam cold room, dia melihat asap yang keluar dari tumpukan kardus berisi ikan kering yang ditumpuk diatas heater (pemanas untuk mesin pendingin),” paparnya.
Kemudian saksi Ahmad Noval bersama karyawan lainya berusaha untuk mencari sumber api dan memadamkan dengan menggunakan alat seadanya. Namun tidak berhasil dan api justru semakin membesar.
“Mengetahui hal itu, pemilik langsung menghubungi Petugas Pemadan Kebakaran (Damkar),” urai AKP Akhmad Ali Masduki.
Dikarenakan sempitnya akses di dalam cold room dan banyaknya kardus yang berisi ikan (sekitar 50 ton) serta asap yang semakin menebal, menyebabkan sulitnya 4 unit petugas Damkar melakukan pemadaman.
“Sekitar pukul 20.00 WIB, Alhamdulillah api berhasil dipadamkan oleh 4 unit petugas Damkar, yaitu 2 dari damkar Srono dan 2 dari damkar Banyuwangi setelah menggunakan alat bantu SCBA,” terangnya.
“Akibat peristiwa itu, pemilik menderita kerugian materi kurang lebih sekitar Rp 200 juta,” pungkas Kapolsek Muncar. (kur/lio)
