Banyuwangi, blok-a.com – Seorang pelajar tewas usai terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Banyuwangi – Situbondo, masuk Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Kamis (7/3/2023) sore.
Kanit Gakum Satlantas Polresta Banyuwangi, Iptu Dwi Wijayanto menjelaskan, pelajar tersebut merupakan pengendara sepeda motor Honda Vario warna putih hitam Nopol P-2366-SN.
“Korban bernama Edgar Giovani Firans Ganesby (17) alamat Dusun Krajan, RT 03 RW 01, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo. Tidak memiliki SIM C,” ungkap Iptu Dwi Wijayanto pada blok-a.com.
Menurut keterangan beberapa saksi warga setempat, korban tersenggol truk yang tidak diketahui identitasnya lalu tertabrak Bus Hino Nopol B-7416-TK.
“Awalnya sepeda motor Honda Vario yang dikendarai oleh Edgar Giovani tersebut melaju dari arah selatan ke utara,” terangnya.
Sesampainya di TKP, motor hendak mendahului truk yang tidak diketahui identitasnya.
Karena jarak yang terlalu dekat saat mendahului, terjadi senggolan yang mengakibatkan pengendara sepeda motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke kanan.
Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju kendaraan Bus Hino yang dikemudikan oleh Trie Aryono (49) warga Dusun Getaspejaten, Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Korban seketika tertabrak bus tersebut hingga meninggal dunia.
“Pasca kejadian pengendara motor yang meninggal di TKP langsung dilarikan ke RSUD Blambangan, Banyuwangi,” paparnya.
Motor Honda Vario dan Bus Hino sama-sama mengalami kerusakan pada bagian depan.
“Estimasi kerusakan kurang lebih sebesar Rp 5 juta,” pungkas Iptu Dwi Wijayanto. (kur/lio)
