Kecelakaan di Tikungan Singojuruh Banyuwangi, Pelajar 14 Tahun Tewas di Tempat

Caption : Piket lantas Polsek Rogojampi, saat lakukan olah TKP lakalantas motor kontra Dumptruk di sebuah tikungan Jalan Raya Banyuwangi-Jember yang menewaskan pelajar 14 tahun, Minggu (04/10/2026)(blok-a.com/Kuryanto).
Caption : Piket lantas Polsek Rogojampi, saat lakukan olah TKP lakalantas motor kontra Dumptruk di sebuah tikungan Jalan Raya Banyuwangi-Jember yang menewaskan pelajar 14 tahun, Minggu (04/10/2026)(blok-a.com/Kuryanto).

Banyuwangi, blok-a.com – Nasib tragis menimpa DR (14), pelajar perempuan asal Desa Singosaren, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Akibat terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Banyuwangi-Jember, Kecamatan Singojuruh, korban meninggal dunia di lokasi kejadian, Minggu (04/10/2026) sekitar pukul 10.03 WIB.

Kanit Lantas Polsek Rogojampi, Ipda Gatot Dwi Handoko saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa lokasi lakalantas terjadi disebuah tikungan tepat depan Bengkel Las Ibra, Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh.

“Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario tanpa nopol yang dikendarai korban, kontra Dumptruk Mitsubishi bernopol P-8907-VA, yang dikemudikan YP (27), warga Desa Padang, Kecamatan Singojuruh,” jelasnya kepada blok-a.com.

Saat kecelakaan terjadi, korban berboncengan dengan SKP (14) temanya, pelajar perempuan warga Desa Bedewang, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kecelakaan terjadi sepeda motor Honda Vario yang dikendarai DR melaju dari arah barat ke timur. Saat melintas di jalan menikung di TKP, dari arah berlawanan melaju Dump truk Mitsubishi yang dikemudikan YP.

Karena jarak yang terlalu dekat dan pengendara motor tidak dapat menguasai laju kendaraannya, lanjut Ipda Gatot, sepeda motor oleng dan menabrak roda depan sebelah kanan truk.

“Akibat benturan tersebut, pengendara motor DR mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di TKP. Sementara penumpangnya, SKP, mengalami luka lecet di kaki kanan dan bengkak di pergelangan tangan kanan,” ungkapnya.

Setelah kedua korban dievakuasi dan dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah, polisi memeriksa dua saksi di lokasi kejadian, yakni KSI (41) warga Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi dan ENR (41) warga desa setempat.

“Kami mengimbau selain kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor, juga kepada pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur menikung dan jalan nasional yang padat kendaraan,” imbau Ipda Gatot Dwi Handoko. (kur/bob)

Exit mobile version