Kecelakaan Karambol di Jalan Raya Diponegoro Banyuwangi, Satu Orang Tewas

Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan karambol di Jalan Raya Diponegoro, Kecamatan Gambiran, Senin (23/9/2024). (blok-a.com/Kuryanto)
Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan karambol di Jalan Raya Diponegoro, Kecamatan Gambiran, Senin (23/9/2024). (blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Diponegoro, No. 145, jurusan Genteng, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Senin (23/9/2024) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Kanit Lantas Polsek Gambiran, Aiptu M. Basori, menjelaskan bahwa kecelakaan karambol ini terjadi tepat di depan MTs Wringin Rejo, Dusun Toyomas, Desa Wringin Rejo, sekitar pukul 06.40 WIB.

“Identitas kendaraan yang terlibat kecelakaan karambol adalah sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi P-3736-UV, sepeda motor Yamaha Mio Soul dengan nomor polisi P-5918-US, dan Yamaha Jupiter MX dengan nomor polisi DK-4720-ADQ,” terang Aiptu M. Basori.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat Totok Supriyadi (31), pengendara Honda Beat asal Dusun Ringinsari, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, melaju dari arah timur ke barat dan hendak berbelok ke kanan.

Di belakangnya, Khilda Rosyda Mufida (26), seorang pelajar asal Dusun Krajan, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, mengikuti dengan sepeda motor Yamaha Mio Soul.

Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai Muhammad Khoirul Anam (31), warga yang beralamat sama dengan Totok Supriyadi.

“Karena jarak antara ketiga kendaraan terlalu dekat, terjadilah tabrakan karambol yang mengakibatkan Totok Supriyadi mengalami luka serius, termasuk pendarahan di telinga dan cedera kepala berat,” ungkap Aiptu M. Basori.

Sementara itu, Khilda Rosyda Mufida dan Muhammad Khoirul Anam mengalami luka ringan di tangan dan kaki.

Petugas kepolisian segera tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan warga. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, Totok Supriyadi tidak dapat diselamatkan dan meninggal dalam perawatan.

“Setelah korban diserahkan kepada pihak keluarganya, kami melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan,” pungkas Aiptu M. Basori.(kur/lio)

Exit mobile version