Kecelakaan Maut Dua Motor di Jalan Argopuro Banyuwangi, Satu Pengendara Meregang Nyawa

Piket Lantas Polsek Banyuwangi saat lakukan olah TKP kecelakaan dua sepeda motor di Jalan Argopuro, yang mengikatkan satu pengendara meninggal ditempat, Sabtu (26/09/2026)(foto: blok-a.com/Kuryanto).
Piket Lantas Polsek Banyuwangi saat lakukan olah TKP kecelakaan dua sepeda motor di Jalan Argopuro, yang mengikatkan satu pengendara meninggal ditempat, Sabtu (26/09/2026)(foto: blok-a.com/Kuryanto).

Banyuwangi blok-a.com – Sebuah kcelakaan lalu lintas maut yang melibatkan dua sepeda motor, telah terjadi di Jalan Argopuro, tepatnya di depan Agen LPG PT. Putra Kami Suka, Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Sabtu (26/09/2026) sekitar pukul 07.40 WIB.

Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Honda Vario nopol P-2738-ZK kontra Honda Vario nopol P-3103-XI, mengakibatkan seorang pengendara meregang nyawa ditempat.

Menurut keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian, identitas pengendara Vario P-2738-ZK adalah DK (18) pelajar laki-laki asal Kelurahan Kertosari, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi.

Sementara pengendara Vario P-3103-XI adalah AHAS (20), seorang mahasiswa warga Desa/Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Ipda Pepri menambahkan, berdasarkan keterangan saksi, sebelum insiden terjadi sepeda motor Honda Vario yang dikendarai AHAS melaju dari arah barat ke timur.

Sesampainya di TKP, dari arah berlawanan, terdapat truk dengan nopol tidak diketahui yang sedang didahului oleh mobil pikap yang juga nopolnya tidak diketahui.

Untuk menghindari truk dan pikap tersebut, AHAS berusaha menghindar ke kiri. Namun dari arah yang sama di belakang pikap, juga melaju sepeda motor Honda Vario yang dikendarai DK dalam posisi mendahului pikap.

“Karena jarak yang sudah dekat, AHAS kesulitan menghindar sehingga terjadi tabrakan antara kedua sepeda motor tersebut,” ungkapnya kepada blok-a com.

Diduga kecelakaan terjadi beruntun dengan mobil pikap yang nopolnya tidak diketahui. Namun mobil pikap tidak diketahui keberadaannya setelah kejadian.

 

“Akibat kecelakaan, DK meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan AHAS mengalami patah tangan kanan. Kedua korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi,” urainya.

Ipda Pepri menambahkan, saat insiden terjadi diketahui oleh dua saksi N (38) dan A (71), keduanya adalah perempuan dan laki-laki warga setempat.

Exit mobile version