Lansia 88 Tahun Warga Singojuruh Banyuwangi, Ditemukan Meninggal di Sungai Belakang Rumah

Kanit Intelkam Polsek Singojuruh, Aiptu Firdaus saat menunjukkan lokasi ditemukan Muawanah, lansia yang meninggal dunia di sungai belakang rumahnya, Senin (06/07/2026)(foto: Blok-a.com/Kuryanto)
Kanit Intelkam Polsek Singojuruh, Aiptu Firdaus saat menunjukkan lokasi ditemukan Muawanah, lansia yang meninggal dunia di sungai belakang rumahnya, Senin (06/07/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, Blok-a.com – Seorang lansia ditemukan meninggal dunia di sungai belakang rumahnya, gegerkan warga Dusun Pasinan Timur, Desa/Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Korban yang ditemukan pada Senin (06/07/2026) sekitar pukul 07.00 WIB tersebut diketahui bernama Muawanah (88).

Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, mengatakan bahwa laporan awal diterima dari keterangan saksi 1, Wasidi (43) sekitar pukul 01.00 WIB.

“Berdasarkan keterangan saksi, awalnya Korban yang memiliki riwayat pikun keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga. Diduga korban kemudian menuju ke sungai kecil di belakang rumahnya dan terjatuh,” ujar AKP Rudy.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi saat sedang mencari ikan di sungai. Saat itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa, dengan posisi tengkurap, kepala menghadap ke selatan.

Setelah melihat kejadian itu, saksi 1 langsung meminta tolong kepada saksi 2, Rico Dian Eka Putra (35), untuk memberitahu warga sekitar. Kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Singojuruh.

“Setelah menerima laporan, saya bersama Kanit Reskrim Aiptu Arif Kurniawan, Kanit Intelkam Aiptu Firdaus, Ka SPKT II Aiptu Sayus Haris, dan anggota, segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi,” urai Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Singojuruh, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan menolak autopsi dengan membuat surat pernyataan, dan menerima kejadian ini sebagai takdir dari Allah SWT.

AKP Rudy menambahkan, Polsek Singojuruh mengimbau kepada keluarga yang memiliki anggota keluarga lansia agar lebih waspada dan melakukan pengawasan, terutama bagi yang memiliki riwayat pikun atau linglung, guna mencegah kejadian serupa terulang. (Kur)

Exit mobile version