Main Hujan-hujanan, Anak Panti Asuhan di Banyuwangi Tewas Terseret Arus Sungai

Ilustrasi.(Shutterstock)
Ilustrasi.(Shutterstock)

Banyuwangi, blok-a.com – Seorang anak asuh Yayasan Yatim Piatu Sahabat Dhuafa, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, berinisial DP (15), ditemukan meninggal dunia usai terseret arus sungai, Minggu (28/1/2024).

Kapolsek muncar, Banyuwangi, Kompol Akhmad Ali Masduki menjelaskan, menurut keterangan dua teman korban di panti asuhan R (16) dan F (16), serta salah seorang warga, korban sempat bermain hujan-hujanan di sekitar yayasan.

Pukul 14.30 WIB, korban dan teman-temannya menuju tepi dam sungai tepat di belakang yayasan tersebut.

Nahas, saat bermain korban terpeleset hingga jatuh ke sungai.

Saat itu, teman korban R berusaha menolong dengan cara menarik celana dan kaki korban. Namun tidak berhasil dan korban hanyut ke aliran sungai yang deras.

“Sekitar pukul 15.30 WIB, korban berhasil ditemukan oleh satpam Masjid At-Taqwa, Samsul Arifin, di pinggir sungai masuk Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, dalam keadaan sudah meninggal dunia,” kata Kompol Akhmad Ali Masduki.

Jasad korban segera dibawa ke Rumah Sakit MMC Muncar untuk penanganan lebih lanjut.

Kompol Akhmad Ali Masduki menjelaskan, dari hasil olah TKP, korban meninggal dunia murni akibat hanyut di sungai.

Sementara itu, hasil visum luar dokter rumah sakit MMC Muncar, juga tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka di Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, menggunakan ambulans MMC Muncar. Tangis haru pun mengiringi kedatangan jenazah DP.

“Keluarga menerima kejadian tersebut dan tidak menghendaki untuk diotopsi,” pungkas Kompol Akmad Ali Masduki.(kur/lio)

Exit mobile version