Banyuwangi, Blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan mobil Toyota Calya Nopol D-1789-UAI, truk Mitsubishi Nopol P-9065-VD, dan pick up Suzuki Carry Nopol N-998-NS, telah terjadi di Jalan Raya Banyuwangi jurusan Jember, pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.
Insiden yang terjadi tepat di Simpang 3 masuk Dusun Krajan, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp25 juta.
Kanit Gakum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian mengungkapkan, berikut identitas pengemudi dan penumpang kendaraan yang terlibat laka:
- Pengemudi mobil Toyota Calya berinisial RR (35), alamat Dusun Krajan, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Penumpangnya, RBNS (24) serta CAR (4), adalah istri dan anak RR.
- Sopir Truk Mitsubishi berinisial SR (36) warga Dukuh Batu Ampar, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.
- Pengemudi/pemilik Pick Up Suzuki Carry adalah APS (50) warga Dusun/Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
“Pada saat kejadian, mobil Pickup dalam kondisi parkir di bahu jalan untuk berjualan buah-buahan. Pasca kejadian kondisi seluruh pengemudi dan penumpang kendaraan dalam keadaan selamat,” jelasnya kepada blok-a.com.
Ipda Pepri menambahkan, menurut keterangan beberapa saksi yang tinggal disekitar kejadian, awalnya mobil Toyota Calya yang dikemudikan RR melaju dari arah timur ke barat.
Sesampainya di TKP, saat mobil Calya berbelok ke kanan, bersamaan dengan itu dari arah belakang mobil melaju truk Mitsubishi yang dikemudikan SR.
“Karena jarak yang terlalu dekat dan truk tidak bisa menghindar, akhirnya truk menabrak bagian samping kanan mobil Calya hingga oleng ke kiri. Kemudian menabrak Picku Suzuki Carry milik APS yang sedang parkir di bahu jalan,” bebernya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil akibat laka lantas beruntun ini ditaksir mencapai Rp25 juta.
“Polisi mengimbau, agar pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas di persimpangan. Patuhi aturan lalu lintas, termasuk membawa SIM. Pastikan kondisi jalan aman sebelum berbelok,” pungkas Ipda Tri Pepri Alfian. (Kur)
