Tabrakan Beruntun di Gambiran Banyuwangi, Satu Penumpang Motor Tewas di TKP

Warga bersama petugas medis saat mengevakuasi korban tewas akibat Lakalantas beruntun di Jalan Raya Banyuwangi-Jember, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jumat (03/07/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)
Warga bersama petugas medis saat mengevakuasi korban tewas akibat Lakalantas beruntun di Jalan Raya Banyuwangi-Jember, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jumat (03/07/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, Blok-a.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan satu truk box terjadi di Jalan Raya Banyuwangi-Jember, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Akibat kejadian ini, satu penumpang motor meninggal dunia di tempat.

Identitas dua sepeda motor dan satu truk Box yang terlibat laka beruntun adalah Honda Genio ber-Nopol DK-6467-ACQ, kontra Honda Vario Nopol DK-5449-EK, kemudian beruntun ke truk Box Isuzu yang ber-Nopol B-9153-SXU.

Kanit Gakum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian menjelaskan, berikut identitas pihak yang terlibat Laka beruntun:

  1. DPJ (22) Mahasiswi asal Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Pengendara Honda Genio.Tidak memiliki SIM.
  2. MIMA (17) pelajar laki-laki warga Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. Pengendara Honda Vario.
  3. SRH (50) penumpang Honda Vario satu alamat dengan MIMA
  4. SR (44) pengemudi truk Box warga Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.
  5. MAA (24) penumpang truk/kenek, alamat Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi.

“Dari hasil pendataan, kedua pengendara motor tidak memiliki SIM. Sementara pengemudi truk memiliki SIM B1,” ungkap IPDA Pepri.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum laka beruntun itu terjadi awalnya Honda Genio yang dikendarai DPJ melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di TKP, kondisi lalu lintas padat sehingga DPJ mendahului kendaraan di depannya.

Bersamaan dengan itu, dari arah belakang Honda Genio muncul Honda Vario DK-5449-EK yang dikendarai MIMA dengan penumpang SRH yang hendak mendahului motor Genio.

Namun pada saat mendahului karena jarak terlalu dekat, lanjut Ipda Pepri, sehingga sepeda motor Vari menyenggol bagian samping Genio. Akibat senggolan itu, DPJ terjatuh ke kiri, sedang MIMA dan SRH oleng ke kanan.

“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan utara ke selatan melaju Truk Box Isuzu yang dikemudikan SR. Karena truk tidak bisa menghindar sehingga langsung menabrak Honda Vario,” urainya.

Akibat kejadian itu, SRH yang menjadi penumpang Vario terlindas truk, sehingga mengalami luka parah di kepaladan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu untuk korban DPJ mengalami luka lecet di tangan dan kaki. Sedangkan MIMA, mengalami patah tulang tangan kiri, luka lecet di kaki kanan dan wajah.

“Selanjutnya seluruh korban kemudian dibawa ke RS Graha Medika,” bebernya.

Petugas mengimbau pengendara agar tidak mendahului kendaraan dalam kondisi lalu lintas padat, melengkapi surat-surat berkendara, dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan nasional yang ramai. (Kur)

Exit mobile version