Adu Banteng Mobil Box vs Daihatsu Sigra di Banyuwangi, Dua Pengemudi Luka Serius

Polisi saat lakukan olah TKP laka adu banteng mobil Sigra kontra Pikup Mitsubishi L300 di Jalan Raya Banyuwangi-Rogojampi, Kecamatan Kabat, Jum'at (3/4/2026) (foto: dok Satlantas Polresta Banyuwangi)
Polisi saat lakukan olah TKP laka adu banteng mobil Sigra kontra Pikup Mitsubishi L300 di Jalan Raya Banyuwangi-Rogojampi, Kecamatan Kabat, Jum'at (3/4/2026) (foto: dok Satlantas Polresta Banyuwangi)

Banyuwangi, Blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas mobil Daihatsu Sigra Nopol P-1294-XU adu banteng dengan Pickup Box Mitsubishi L300 Nopol L-8452-GD, telah terjadi di Jalan Raya Banyuwangi – Rogojampi, pada Jum’at (3/4/2026) dini hari. Insiden yang terjadi tepat di selatan simpang 3 Kalirejo, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tersebut mengakibatkan kedua pengemudi kendaraan alami luka serius.

Kanit Gakum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfiyan, menjelaskan bahwa insiden laka tabrak depan antara mobil Daihatsu Sigra dengan Pickup Box Mitsubishi L300 tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Menurut keterangan saksi, awalnya mobil Daihatsu Sigra yang dikemudikan oleh ESH (56) melaju dari arah utara ke selatan. Sedangkan Pickup Box Mitsubishi L300 yang dikemudikan oleh DIY (32) bersama penumpang DRCF (23) berjalan dari arah berlawanan.

“Sesampainya di tempat kejadian, mobil Daihatsu Sigra tiba-tiba oleng ke kanan. Sehingga tabrak adu depan dengan Pickup Box Mitsubishi pun tak bisa dihindarkan,” ungkapnya kepada blok-a.com.

Akibat peristiwa itu pengemudi Mobil Daihatsu Sigra mengalami luka pada wajah, gigi, tubuh, tangan, dan kaki. Sementara sopir Pickup Box Mitsubishi mengalami luka pada kaki. Sedangkan DRCF tidak mengalami luka.

“Selanjutnya kedua korban dibawa ke RSI Fatimah untuk mendapatkan perawatan medis. Untuk kerugian materiil akibat laka pada dini hari tadi diperkirakan mencapai Rp20 juta,” imbuhnya.

Aipda Pepri menambahkan imbauan kepada para pengemudi kendaraan, terutama yang melaju pada saat malam hari. Ia menganjurkan, jika mengalami ngantuk saat mengemudi, sebaiknya segera berhenti di tempat istirahat yang aman. Selain itu, minuman hangat seperti kopi atau teh dapat membantu meningkatkan kesadaran. Begitu pula dengan mencari udara segar dengan membuka jendela kendaraan.

“Jangan mengemudi saat ngantuk, keselamatan Anda dan orang lain di jalan adalah prioritas kami,” tutup Aipda Pepri. (kur/ova)

Exit mobile version