8 Tempat Gowes Favorit di Banyuwangi, Rute Mudah Hingga Menantang

Ilustrasi (TEMPO/M Taufan Rengganis)
Ilustrasi (TEMPO/M Taufan Rengganis)

Banyuwangi, blok-a.com – Banyuwangi merupakan kota yang memiliki kekayaan alam beragam, mulai dari gunung, hutan, hingga pantai. Kondisi geografisnya yang beragam ini menjadikan Banyuwangi sebagai destinasi favorit bagi para pencinta sepeda karena banyak spot tempat gowes . Jalur gowes yang tersedia di Banyuwangi cocok untuk semua jenis pesepeda, baik pemula maupun profesional, dan menawarkan pengalaman bersepeda yang menyatu dengan keindahan alam.

Berikut adalah 8 tempat gowes favorit di Banyuwangi, lengkap dengan deskripsi yang lebih rinci.

1. Rest Area Jambu

Goes rute rest area jambu (Fto: mainsepeda.com)

Rest Area Jambu adalah titik pemberhentian populer di kawasan kaki Gunung Ijen. Tempat gowes ini terletak sekitar 18 km dari pusat kota Banyuwangi dan menjadi tempat istirahat bagi pesepeda yang melakukan gowes menuju Ijen. 

Jalur menuju Rest Area Jambu ini relatif datar, sehingga cocok bagi pemula yang ingin menikmati pemandangan alam sekitar, seperti perkebunan kopi, hutan pinus, dan sungai kecil yang mengalir jernih di sepanjang jalur.

 Rest area ini juga menyediakan berbagai fasilitas, termasuk parkir, warung kopi, dan tempat duduk untuk bersantai.

Jarak Tempuh: ± 18 km dari Taman Blambangan
Tingkat Kesulitan: Mudah
Daya Tarik: Pemandangan alam yang indah dan udara segar, cocok untuk pemula.

2. Tawonan

Salah satu spot di Tawonan Banyuwangi. Dok Pemkab Banyuwangi

Tawonan berada di ketinggian 950 MDPL, menjadikannya jalur yang lebih menantang dibanding Rest Area Jambu. Jalur ini dipenuhi dengan tanjakan-tanjakan menantang, dan bagi pesepeda yang menyukai suasana alam, Tawonan menyuguhkan pemandangan perkebunan kopi dan karet yang rimbun. 

Pesepeda akan melalui rute berkelok-kelok dengan berbagai tanjakan dan turunan yang memerlukan tenaga ekstra. Meski demikian, keindahan alam yang ditawarkan akan membuat usaha tersebut sepadan.

Jarak Tempuh: ± 30 km dari pusat kota
Tingkat Kesulitan: Menengah hingga sulit
Daya Tarik: Pemandangan perkebunan kopi, rute berkelok, dan tanjakan menantang.

3. Erek-Erek Bike Park

Goes di Erek Erek Bike Park (Fto: adventuraja.com)

Dikenal sebagai salah satu rute yang paling menantang di Banyuwangi, Erek-Erek Bike Park menawarkan tanjakan curam dengan kemiringan 45 derajat dan elevasi di antara 1.850 hingga 1.900 MDPL. 

Jalur ini sering kali disebut sebagai rute “neraka” karena tingkat kesulitannya yang tinggi, sehingga lebih cocok bagi pesepeda profesional. Tidak jarang rute ini digunakan untuk acara balapan internasional, seperti Tour de Banyuwangi Ijen dan Ijen Erek-Erek Enduro.

 Selain itu, sepanjang perjalanan pesepeda akan disuguhkan pemandangan eksotis berupa perbukitan dan hutan yang menawan.

Jarak Tempuh: ± 25 km dari Rest Area Jambu
Tingkat Kesulitan: Sangat sulit
Daya Tarik: Tanjakan ekstrem, sering digunakan untuk event balap internasional.

4. Taman Nasional Alas Purwo

Gowes di Taman Nasional Alas Purwo, kabupaten Banyuwangi 

Gowes di dalam Taman Nasional Alas Purwo adalah pengalaman unik. Taman nasional ini menawarkan jalur yang relatif datar, sehingga cocok untuk pesepeda dari segala usia. 

Jalur ini melintasi hutan hujan tropis yang rimbun, dengan beragam flora dan fauna yang bisa ditemui sepanjang perjalanan. 

Jalur ini cocok bagi pesepeda yang mencari pengalaman santai dan menyatu dengan alam. Selain itu, jalur ini berakhir di Pos Pantao Pancur, pintu masuk ke pantai selancar G-Land yang terkenal di kalangan peselancar dunia.

Jarak Tempuh: ± 80 km
Tingkat Kesulitan: Mudah hingga menengah
Daya Tarik: Hutan tropis, satwa liar, dan pemandangan pantai di akhir perjalanan.

5. Sirkuit BMX Muncar

Sirkuit BMX internasional di Banyuwangi. (Fto: Fafa Wahab) 

Banyuwangi juga memiliki sirkuit BMX bertaraf internasional yang terletak di Kecamatan Muncar. Dengan lintasan sepanjang 350 meter yang dilengkapi dengan 17 tanjakan, sirkuit ini dirancang sesuai standar dari Union Cycliste Internationale (UCI). 

Sirkuit ini sering digunakan untuk kejuaraan BMX nasional dan internasional. Tempat ini juga menjadi daya tarik bagi komunitas BMX yang mencari lintasan dengan tantangan teknis dan rintangan yang seru.

Jarak Tempuh: ± 35 km dari pusat kota
Tingkat Kesulitan: Khusus BMX (teknis)
Daya Tarik: Sirkuit standar internasional dengan lintasan penuh rintangan.

6. Gantasan Bike Park

Lokasi Gantasan Bike Park. Fto: Pemkab Banyuwangi

Terletak di kaki Gunung Ijen, Gantasan Bike Park merupakan trek downhill yang terkenal di kalangan pencinta sepeda gunung (MTB). 

Jalur ini penuh dengan tantangan, mulai dari tanjakan curam, turunan tajam, hingga tikungan-tikungan yang memacu adrenalin. 

Dengan panjang jalur sekitar 4 km, Gantasan Bike Park menawarkan trek yang seru bagi para goweser yang ingin menguji ketangkasan dan keterampilan teknis mereka.

Jarak Tempuh: ± 20 km dari Rest Area Jambu
Tingkat Kesulitan: Menengah hingga sulit
Daya Tarik: Trek downhill penuh tantangan dengan pemandangan gunung.

7. Puncak Asmoro

Goes di Puncak Asmoro (Fto: catatannobi.com)

Puncak Asmoro adalah salah satu jalur gowes paling terkenal di kalangan pesepeda profesional karena tantangan tanjakannya yang ekstrem. 

Dengan elevasi sekitar 1.000 MDPL, jalur ini memberikan pengalaman mendaki gunung dengan pemandangan alam yang luar biasa. 

Rute menuju Puncak Asmoro dipenuhi tanjakan curam dan tikungan tajam yang memerlukan keterampilan teknis, terutama bagi pesepeda yang ingin mencoba jalur menantang. 

Dari puncaknya, pesepeda bisa menikmati pemandangan luas perkebunan dan perbukitan di sekitar Banyuwangi.

Jarak Tempuh: ± 60 km dari pusat kota
Tingkat Kesulitan: Sulit
Daya Tarik: Tanjakan curam dan panorama indah dari puncak.

8. Gunung Gumitir

PTPN XII Kebun Gunung Gumitir Buka Wahana Gowes Untuk Wisatawan Umum(Fto: KONTEN INDONESIA)

Gunung Gumitir menawarkan rute gowes menantang dengan berbagai tanjakan dan turunan yang memacu adrenalin. Jalur ini menghubungkan Banyuwangi dengan Jember, sehingga sangat populer di kalangan pesepeda jarak jauh. 

Dengan medan yang cukup ekstrem dan elevasi yang terus meningkat, Gunung Gumitir menjadi tempat favorit bagi pesepeda yang ingin menantang kemampuan fisik dan teknis mereka. 

Rute ini juga melewati terowongan peninggalan kolonial yang menambah nuansa sejarah dalam petualangan bersepeda.

Jarak Tempuh: ± 45 km dari pusat kota
Tingkat Kesulitan: Sulit
Daya Tarik: Tanjakan ekstrem, terowongan sejarah, dan jalur yang menghubungkan Banyuwangi-Jember.

Dari jalur ringan hingga ekstrem, Banyuwangi menawarkan variasi rute yang cocok untuk semua jenis pengendara sepeda. 

Tak heran jika Banyuwangi menjadi destinasi favorit bagi para cyclist dari seluruh Indonesia. Jadi, kapan kamu akan gowes ke Banyuwangi? (mg3/)

Penulis: Zulkaria Irawan (Mahasiswa Magang Kampus STIMATA Malang)

Exit mobile version