Panduan Lengkap Jika Ingin Berwisata ke Banyuwangi

Banyuwangi , blok-a.com –Bagi para sobat traveler harus tau panduan lengkap jika ingin berwisata ke banyuwangi karena panduan ini akan membantu Anda merencanakan liburan yang maksimal.

Sebagai salah satu destinasi wisata yang semakin populer, Banyuwangi menawarkan berbagai pesona alam dan budaya yang memukau. Mulai dari tips perjalanan hingga rekomendasi tempat menarik.

Panduan lengkap jika ingin berwisata ke banyuwangi ini akan memberikan segala yang Anda butuhkan untuk menikmati liburan di Banyuwangi.

Dengan beragam festival budaya seperti Festival Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival, serta pemandangan alam yang memikat, dari pantai hingga gunung. Banyuwangi telah menjadi destinasi wisata yang semakin populer, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Waktu yang Tepat untuk Mengunjungi Banyuwangi

Keindahan Banyuwangi bisa dinikmati sepanjang tahun. Namun ada waktu-waktu tertentu yang disarankan untuk mendapatkan pengalaman wisata yang maksimal.

Iklim Banyuwangi umumnya panas dengan suhu berkisar antara 22°C hingga 34°C. Dengan musim hujan terjadi antara bulan Desember hingga Maret. 

Agar liburan Anda lebih nyaman, inilah panduan lengkap jika ingin berwisata ke banyuwangi. Salah satunya rekomendasi waktu terbaik untuk mengunjungi destinasi utama di Banyuwangi.

Bulan Juni hingga September: Eksplorasi Taman Nasional Alas Purwo

Taman Nasional Alas Purwo adalah salah satu daya tarik utama Banyuwangi, khususnya bagi pecinta alam. Waktu terbaik untuk mengunjungi kawasan ini adalah pada musim kemarau, antara bulan Juni hingga September. 

Pada bulan-bulan ini, kondisi cuaca sangat mendukung untuk menjelajahi hutan, pantai, dan savana yang menjadi rumah bagi berbagai satwa liar.

Salah satu fenomena alam yang menarik adalah musim kawin burung Merak Hijau, yang menambah keindahan kunjungan Anda. Selain itu, bulan ini juga ideal bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu liburan sekolah dengan suasana alam yang asri.

Waktu Terbaik Berkunjung ke Pantai di Banyuwangi

Jika pantai adalah tujuan Anda, sore hari adalah waktu yang paling disarankan untuk menikmati pemandangan di pantai-pantai Banyuwangi.

Salah satu pantai yang menawarkan pemandangan matahari terbenam yang memukau adalah Pantai Pulau Merah. 

Di sini, Anda bisa menyaksikan langit berubah warna seiring tenggelamnya matahari di balik cakrawala, menciptakan momen yang tak terlupakan. 

Meski demikian, pagi dan siang hari juga merupakan waktu yang baik untuk berkunjung, terutama bagi mereka yang ingin berenang atau berselancar.

Waktu Terbaik Berkunjung ke Kawah Ijen

Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur DOK. (Shutterstock/Mumemories)

Kawah Ijen terkenal dengan fenomena Blue Fire yang unik. Waktu terbaik mengunjunginya adalah pada bulan Desember hingga Januari dan Juli hingga September. 

Pada bulan Desember-Januari, meski musim hujan, kabut di sekitar kawah menipis sehingga panorama Blue Fire terlihat lebih jelas. Sementara itu, Juli-September adalah waktu favorit untuk mendaki karena jalur lebih kering dan pendakian lebih mudah. 

Pendakian pagi hari biasanya dimulai sekitar pukul 05.00, di mana udara masih sejuk dan pemandangan di puncak luar biasa.

Alternatif lainnya adalah melakukan pendakian malam hari, dimulai pukul 22.00, untuk menyaksikan Blue Fire dalam suasana yang lebih tenang sebelum fajar.

Cara Pergi ke Banyuwangi Menggunakan Transportasi Umum

Bagi wisatawan yang hendak bepergian ke Banyuwangi, tersedia berbagai pilihan transportasi, baik melalui jalur darat maupun udara. Berikut ini adalah opsi transportasi yang bisa Anda pilih beserta kisaran harga dan waktu tempuhnya.

1. Bus

Wisatawan yang ingin menggunakan bus dari Surabaya ke Banyuwangi dapat memilih armada dari Terminal Purabaya-Bungurasih. 

Beberapa bus yang tersedia, antara lain Caesar Transport, Wijaya Trans, Banyuwangi Travel, Ladju, Akas IV, Kramat Djati, dan DAMRI.

Harga tiket bus berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 250.000, tergantung fasilitasnya. Jarak tempuh dari Surabaya ke Banyuwangi adalah sekitar 275–302,5 kilometer dengan waktu tempuh rata-rata 7 jam 35 menit.

2. Travel

Bagi yang mencari kenyamanan lebih, travel menjadi pilihan populer karena menyediakan layanan antar jemput (door to door atau point to point).

Beberapa jasa travel yang dapat dipilih, seperti CV Srisinergi Trans, Mitra Travel, Nusa Trans, Baliajeg Travel, Sahabat Travel, BWi Travel, dan Wijaya Trans.

Harga travel berkisar antara Rp 130.000 hingga Rp 200.000. Fasilitas yang ditawarkan meliputi AC, musik, dan makanan. Dari Surabaya, perjalanan ke Banyuwangi menempuh jarak sekitar 307,2 km dan memakan waktu sekitar 6 jam.

3. Kereta Api

Kereta Api Indonesia (Foto: dok. KAI dop 1)

Jika Anda memilih kereta api sebagai moda transportasi, ada empat pilihan kereta yang melayani rute Surabaya-Banyuwangi:

  • KA Probowangi: Berangkat dari Stasiun Gubeng pukul 05.30 WIB, tiket seharga Rp 56.000.
  • KA Sri Tanjung: Berangkat dari Stasiun Surabaya Kota pukul 13.25 WIB, tiket seharga Rp 88.000.
  • KA Wijayakusuma: Berangkat dari Stasiun Gubeng pukul 23.35 WIB, tiket seharga Rp 165.000 – Rp 300.000.
  • KA Mutiara Timur: Berangkat dari Stasiun Gubeng pukul 01.20 WIB, tiket seharga Rp 240.000 – Rp 350.000.

Perjalanan dengan kereta api memakan waktu sekitar 6 hingga 7 jam. Namun sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi dengan pemandangan yang indah.

4. Pesawat Terbang

Bagi wisatawan yang ingin menempuh perjalanan udara, Wings Air menyediakan rute Surabaya-Banyuwangi. Namun, penerbangan ini hanya tersedia pada hari Rabu, Jumat, dan Minggu. 

Harga tiket pesawat berkisar mulai dari Rp 1.100.000. Penerbangan ini jauh lebih cepat dengan waktu tempuh hanya sekitar 1 jam.

5. Menggunakan Kendaraan Pribadi

Hyundai Stargazer. dok hyundai

Bagi wisatawan yang memilih untuk mengemudi sendiri, perjalanan dari Surabaya ke Banyuwangi juga bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi. Terdapat beberapa pilihan rute yang bisa dipilih sesuai preferensi, baik melalui jalan tol maupun jalur biasa.

1. Rute Via Jalan Tol Rute tol adalah pilihan tercepat. Anda bisa menggunakan Tol Surabaya-Gempol, lalu melanjutkan ke Malang, Jember, hingga Banyuwangi. Dengan kecepatan rata-rata 80-120 km/jam, perjalanan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 3 hingga 4 jam, dan biaya tol yang dikenakan adalah sekitar Rp 84.000.

2. Rute Via Pantai Utara Jika ingin menikmati pemandangan pantai sepanjang perjalanan, Anda bisa memilih jalur Pantai Utara yang melalui Probolinggo dan Situbondo. Jalur ini lebih panjang dengan waktu tempuh sekitar 7 hingga 8 jam namun menawarkan panorama pantai yang memikat.

3. Rute Via Bondowoso Rute ini melewati Jember-Bondowoso-Banyuwangi, yang menawarkan pemandangan alam berupa kebun teh dan perbukitan. Meskipun waktu tempuh sedikit lebih lama, perjalanan menjadi lebih menarik berkat pemandangan yang indah.

4. Rute Via Jalan Lintas Selatan Jalur ini melintasi Probolinggo dan menawarkan pemandangan yang bervariasi, mulai dari kawasan kota hingga pedesaan. Waktu tempuh melalui rute ini juga sekitar 7 hingga 8 jam.

Pilihan Transportasi Umum dan Sewa untuk Menjelajahi Tempat Wisata di Banyuwangi

Sesampainya di Banyuwangi, pengguna transportasi umum juga bisa memanfaatkan beberapa alternatif angkutan yang tersedia.

Di antaranya untuk memudahkan perjalanan Anda menjelajahi pesona kota ini, Pemenrintah Kabupaten Banyuwangi telah menyediakan berbagai pilihan layanan transportasi umum gratis dan sewa yang dapat Anda manfaatkan.

Berikut adalah panduan mengenai angkutan umum dan kendaraan sewa di Banyuwangi untuk membantu Anda merencanakan liburan yang nyaman dan menyenangkan.

1. Bus Wisata Gratis Banyuwangi

Pemerintah Banyuwangi menyediakan layanan bus wisata gratis yang dirancang khusus untuk wisatawan. Bus ini dapat menampung 30 hingga 40 penumpang dan melayani perjalanan ke berbagai destinasi menarik di kota Banyuwangi.

Rute:

  • Berangkat dari Terminal Brawijaya
  • Menuju Bandara Banyuwangi
  • Dilanjutkan ke Pulau Merah
  • Ke Dusun Kakao Glenmore
  • Mengunjungi Hutan De Djawatan
  • Kembali ke Terminal Brawijaya

Tarif:  Gratis untuk semua penumpang.

Persyaratan: Registrasi online melalui situs resmi Banyuwangi diperlukan dan bawa KTP asli dan fotokopinya.

2. Mobil Elf Wisata Gratis Banyuwangi

TribunTravel.com/Arif Setyabudi

Mobil Elf gratis merupakan opsi kendaraan pariwisata yang menampung 10 hingga 15 orang. Ini adalah pilihan ideal untuk Anda yang ingin menjelajahi wisata alam di Banyuwangi.

Rute:

  • Berangkat dari Terminal Brawijaya
  • Menuju Kawah Ijen
  • Melanjutkan perjalanan ke Bangsring Underwater
  • Mengunjungi Waduk Sidodadi
  • Kembali ke Terminal Brawijaya

Tarif: Gratis untuk semua penumpang.

Persyaratan: Registrasi online melalui situs resmi Banyuwangi diperlukan dan bawa KTP asli dan fotokopinya.

3. Angkutan Umum

Angkutan umum di Banyuwangi, termasuk angkot, beroperasi dari pagi hingga malam hari, memudahkan kamu untuk berkeliling kota. Angkot dapat ditemukan di berbagai penjuru kota dengan jam operasional dari pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Rute perjalanan terdapat 11 rute dengan 240 halte dan angkot dapat diberhentikan di mana saja, meskipun ada halte.

Tarif: Beragam, mulai dari Rp5.000 tergantung rute dan jarak perjalanan.

Tips: Pilih angkot sesuai dengan tujuan yang diinginkan karena angkot memiliki warna yang berbeda-beda untuk setiap rute dan tanyakan kepada sopir jika tidak yakin dengan rute yang akan ditempuh.

4. Becak

Photo byLegenda Becak

Becak merupakan angkutan tradisional yang masih bisa ditemukan di pasar dan alun-alun Banyuwangi. Dengan becak, kamu dapat berkeliling kota dengan santai dan menikmati pemandangan sambil berinteraksi dengan penduduk lokal, belajar budaya Banyuwangi.

Tarif: Tergantung jarak perjalanan, mulai dari Rp10.000 untuk jarak dekat.

Tips: Negosiasikan harga sebelum memulai perjalanan sesuai jarak yang akan dilalui.

5. Becak Motor

Becak motor menawarkan kenyamanan yang sama seperti becak tradisional, tetapi jika ingin menikmati perjalanan lebih cepat maka bentor ini menjadi rekomendasi lebih dibandingkan becak tradisional.

Becak motor biasanya bisa mengangkut 2 hingga 3 orang dan sering ditemui di dekat pasar.

Ini adalah opsi yang baik untuk mengeksplorasi berbagai tempat wisata di Banyuwangi.

Tarif: Tergantung jarak, mulai dari Rp10.000 untuk jarak dekat.

Tips: Negosiasikan tarif sebelum memulai perjalanan dan diskusikan tujuan perjalanan untuk tarif yang lebih jelas.

Keunggulan Wisata di banyuwangi

1. Keindahan Alam Banyuwangi

Photo By TN Alas Purwo

Banyuwangi, yang sering disebut sebagai “The Sunrise of Java,” adalah destinasi wisata yang memikat dengan keindahan alam dan kekayaan budaya yang melimpah. 

Terletak di ujung timur Pulau Jawa, kota ini dikelilingi oleh pegunungan di barat, laut di timur, dan hutan di selatan, menciptakan beragam daya tarik wisata yang luar biasa.

Salah satu ikon wisata utama Banyuwangi adalah Gunung Ijen. Gunung ini terkenal dengan kawah biru dan fenomena Blue Fire yang hanya bisa disaksikan pada dini hari antara pukul 01.00-04.00 WIB. Keindahan sunrise di atas kawah biru juga menawarkan pemandangan yang sangat menakjubkan. 

Selain itu, Taman Nasional Baluran, yang dijuluki sebagai “Africa van Java,” menyajikan pengalaman melihat satwa liar di habitat savana yang mirip dengan Afrika. 

Ekosistem savana dan keberagaman flora serta fauna di taman nasional ini memberikan kesan yang mendalam bagi setiap pengunjung.

Jangan lewatkan juga De Djawatan Forest, yang terkenal dengan pohon trembesi raksasa yang berusia ratusan tahun. Suasana di hutan ini sangat nyaman dan sejuk, menjadikannya tempat yang ideal untuk bersantai dan berfoto. 

Keberagaman daya tarik ini membuat Banyuwangi menjadi surga bagi pecinta alam dan penikmat keindahan.

2. Kekayaan Budaya Banyuwangi

Selain keindahan alam, Banyuwangi juga menawarkan kekayaan budaya yang tak kalah menarik sala satunya adalah Festival Gandrung Sewu, yang diadakan setiap tahun pada bulan September-Oktober, merupakan festival tahunan terbesar di Banyuwangi. 

Festival ini menampilkan pertunjukan tarian Gandrung oleh ribuan penari di Pantai Boom dengan latar belakang Selat Bali, merayakan musim panen dan berbagai acara penting.

Selain itu ada Tumpeng Sewu yaitu penyajian seribu tumpeng di pinggir jalan seminggu sebelum Idul Adha, sebagai bentuk syukur masyarakat Suku Osing. 

Untuk merasakan pengalaman ini, kunjungi Desa Adat Osing Kemiren di Glagah. Di desa ini, kamu juga dapat menyaksikan tradisi lainnya seperti Gedhogan dan Barong Ider Bumi.

5 Rekomendasi Kuliner Khas Banyuwangi yang Wajib Dicoba

Setelah menjelajahi berbagai wisata alam, wisatawan wajib mencicipi kelezatan wisata kuliner khas Banyuwangi. Berikut beberapa rekomendasi kuliner yang wajib dicoba ketika berlibur ke Banyuwangi.

1. Sego Tempong

Photo By https://sajiansedap.grid.id/

Nasi dengan lalapan sayur bayam, kacang panjang, kubis, dan daun singkong yang direbus, disajikan dengan tahu dan tempe goreng, ikan asin goreng, ayam goreng atau ikan goreng, serta sambal khas.

Tempat: Sego Tempong Mbok Wah, Jln. Gembrung No. 220, Lingkungan Watu Ulo R, Bakungan, Kecamatan Glagah.

Harga: Rp 25.000 – Rp 50.000. 

Jam Buka: 09.00 – 21.30 WIB.

2. Rujak Soto

Rujak sayur dengan kuah soto babat atau daging berwarna kuning, menggunakan petis dan pisang batu. Isian terdiri dari tempe dan tahu goreng, tauge dan kangkung rebus, telur ayam rebus, mentimun, dan lontong.

Tempat: Rujak Soto Mbok Mbret, Dusun Kepatihan, Cluring.

Harga: Rp 20.000 per porsi.

Jam Buka: 10.00 – 16.00 WIB.

3. Pecel Rawon

(Bello.id)

Pecel dengan peyek, bayam, kacang panjang, dan tauge, disiram saus kacang dan kuah rawon, kadang ditambah daging sapi lembut. Ciri khasnya adalah bumbu pecel yang kental dengan daun jeruk.

Tempat: Rumah Makan Pecel Ayu, Jalan Adi Sucipto No. 76, Sobo.

Harga: Mulai dari Rp 20.000 per porsi.

Jam Buka: 06.30 – 20.30 WIB.

4. Pecel Pitik

Ayam kampung muda yang dipanggang utuh, disuwir dan dibumbui rempah-rempah, dengan parutan kelapa muda. Kuliner ini dianggap sakral bagi suku Osing.

Tempat: Pesantogan Kemangi, Dusun Krajan, Kemiren, Glagah.

Harga: Rp 20.000 per porsi.

Jam Buka: Setiap hari kecuali Kamis, 10.00 – 22.00 WIB.

5. Kesrut

ilustrasi sup ayam/Kritchai7752/Shutterstock

Kuliner pedas dengan cabai rawit dan cabai besar, tanpa santan, dilengkapi daging ayam atau sapi berkuah bening. Nama kesrut diambil dari kebiasaan menahan ingus saat makan pedas.

Tempat: Warung Kanggo Riko, Karang Sari, Segobang, Licin.

Harga: Rp 25.000 per porsi.

Jam Buka: 08.00 – 17.30 WIB.

Rekomendasi  Penginapan di Banyuwangi

Untuk menginap, berikut lima rekomendasi penginapan di Banyuwangi yang cocok bagi wisatawan:

1. Hotel Blambangan

Hotel Blambangan merupakan pilihan cerdas bagi para backpacker yang mengutamakan kenyamanan dengan harga yang bersahabat. Hotel ini dilengkapi dengan kolam renang yang menyegarkan dan restoran yang menyajikan berbagai hidangan lezat. 

Dengan WiFi yang tersedia di seluruh area publik dan layanan resepsionis 24 jam, Hotel Blambangan memastikan pengalaman menginap yang memuaskan. Anda bisa menginap di sini dengan biaya mulai dari Rp 459.000 per malam.

Alamat: Jln. Doktor Wahidin Sudiro Husodo No. 4, Kota Banyuwangi.

2. Hotel Selamet Banyuwangi

hotelselamet.com

Hotel ini adalah pilihan ideal bagi Anda yang mencari akomodasi terjangkau di pusat Kota Banyuwangi. Hotel Selamet menawarkan fasilitas yang memadai, termasuk restoran untuk menikmati hidangan lokal dan internasional, serta WiFi gratis di seluruh area publik. 

Dengan resepsionis yang siap melayani selama 24 jam, Anda akan merasa nyaman selama menginap. Tarif kamar termurah di hotel ini mulai dari Rp 399.000 per malam.

Alamat: Jln. Piere Tendean No. 89, Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi.

3. Berlian Abadi Hotel by Sinergi

Berlian Abadi Hotel by Sinergi menawarkan pengalaman menginap dengan kualitas pelayanan yang tinggi namun tetap ramah di kantong. Dengan fasilitas seperti resepsionis 24 jam dan WiFi gratis di seluruh area, hotel ini cocok untuk perjalanan bisnis maupun liburan keluarga. 

Tarif menginap di hotel ini sangat terjangkau, mulai dari Rp 193.000 per malam, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk penginapan ekonomis.

Alamat: Jln. Yos Sudarso No. 165, Klatak, Kalipuro, Banyuwangi.

4. Votel Manyar Resort Banyuwangi

https://www.booking.com/

Votel Manyar Resort menawarkan suasana yang tenang dengan desain yang menawan, menjadikannya tempat yang ideal untuk liburan santai. Resort ini menyediakan kolam renang dan restoran yang menyajikan menu-menu lezat. 

Dengan akses WiFi gratis dan layanan resepsionis 24 jam, pengalaman menginap Anda akan semakin menyenangkan. Tarif menginap di resort ini dimulai dari Rp 369.000 per malam.

Alamat: Jln. Gatot Subroto No. 110, Ketapang, Kalipuro, Banyuwangi.

5. Super OYO 1579 Kate’el Inn

Kate’el Inn adalah hotel bintang 2 yang menawarkan kenyamanan dengan fasilitas lengkap dan pelayanan ramah. Lokasinya yang strategis memudahkan Anda untuk menjelajahi keindahan Banyuwangi. 

Dengan opsi check-in fleksibel dan check-out hingga tengah hari, ditambah dengan 10 kamar yang dilengkapi fasilitas modern, hotel ini cocok untuk para tamu dewasa yang mencari ketenangan. Tarif terendah di hotel ini adalah Rp 142.000 per malam.

Alamat: Jln. Letjen S Parman No. 26, Sobo, Kecamatan Banyuwangi. (mg3/)

Penulis: Zulkaria Irawan (Mahasiswa Magang Kampus STIMATA Malang)

Exit mobile version