Banyuwangi, Blok-a.com – Kurang dari 24 jam, di wilayah hukum Satlantas Polresta Banyuwangi terjadi dua kecelakaan lalu lintas berujung korban jiwa di dua tempat berbeda. Peristiwa lakalantas masing-masing terjadi di wilayah Kecamatan Rogojampi dan Kalipuro.
Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian. Peristiwa pertama merupakan laka beruntun antara tiga sepeda motor, terjadi di Jalan Raya Mangir, tepat Depan Pasar Mandana, masuk Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi.
Identitas tiga motor tersebut yaitu Honda Grand Nopol DK-2856-SD, kontra Honda Beat Nopol P-6350-XT, lalu beruntun ke Honda Vario Nopol P-6689-Y.
“Laka beruntun itu terjadi pada Minggu (09/08/2026) sekitar pukul 09.30 WIB,” ungkapnya kepada blok-a.com, Senin (10/08/2026).
Ipda Pepri menjelaskan, kecelakaan bermula saat Honda Grand Nopol DK-2856-SD yang dikendarai KN (63) warga Desa Alfiyan, Kecamatan Rogojampi, melaju dari utara ke selatan.
Setibanya di tempat kejadian, dari arah timur muncul Honda Beat yang dikemudikan ES (57) asal Desa Sukamaju, Kecamatan Srono, Banyuwangi yang hendak menyeberang ke barat.
“Karena jarak terlalu dekat, kedua motor bertabrakan. Usai benturan, saat Honda Grand oleng ke kanan, bersamaan itu melaju Honda Vario dari arah selatan yang dikendarai MG (38) dengan membonceng KR (36) dan MAM (4). Akhirnya laka kedua/beruntun pun tidak terhindarkan,” bebernya.
Akibat kejadian, KN mengalami luka berat di kepala dan meninggal dunia di TKP. Sedang MG luka lecet di tangan. Sementara itu KR, luka robek pada pelipis kiri dan mata lebam.
“Kedua korban yang alami luka kemudian dilarikan ke RS NU Mangir Rogojampi. Sedang Jenazah KN dievakuasi dari TKP,” jelasnya.
Kecelakaan Kedua di Kalipuro
Selanjutnya kecelakaan kedua melibatkan truk Tronton Hino Nopol P-8522-VH bermuatan tepung, tabrak mobil Pick Up Daihatsu Nopol P-8312-VS bermuatan MBG.
“Laka pada hari Senin (10/08/2026) sekitar pukul 09.00 WIB ini, terjadi di Jalan Lingkar Kalipuro, utara pintu masuk PT. INKA, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro,” beber Ipda Pepri.
Menurut keterangan saksi, awalnya truk tronton Hino bermuatan tepung yang dikemudikan M (53) warga Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi tersebut melaju dari utara ke selatan. Di belakangnya, melaju mobil pick up Daihatsu bermuatan MBG yang dikemudikan KN (19), warga Kecamatan Kalipuro.
Sesampainya di TKP, lanjut Ipda Pepri, ketikan mobil pick up hendak mendahului truk, dari arah berlawanan muncul sepeda motor. Untuk menghindar, pada waktu pengemudi pick up membanting setir ke kiri, menabrak bagian belakang truk tronton.
“Kejadian itu mengakibatkan GIM, penumpang pick up, asal Kecamatan Kalipuro mengalami luka pada kepala dan meninggal dunia di tempat. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Blambangan,” urai Ipda Pepri.
Sementara itu untuk KN alami luka pada pelipis mata kiri, korban dirawat di Klinik Anugrah. Sedangkan M dan RA, pengemudi dan penumpang truk dinyatakan sehat.
Saksi pada saat kejadian dan telah diperiksa petugas berinisial M (68) warga Kalipuro. Selain menelan korban jiwa, kerugian materi akibat laka ditaksir Rp5.000.000.
Menanggapi insiden dua laka tersebut, Ipda Tri Pepri Alfian mengimbau agar masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di jam padat dan di kawasan pasar serta persimpangan.
“Gunakan kecepatan sedang, jaga jarak aman, pastikan surat-surat lengkap, dan gunakan helm standar. Jangan mendahului atau berbelok secara tiba-tiba tanpa memastikan kondisi aman,” tegasnya. (Kur)






Media Sosial