Karhutla Kawah Ijen Banyuwangi Padam Total, Posko Pemadaman Geser ke Bondowoso

Karhutla Kawah Ijen Banyuwangi Padam, Posko pemadaman pindah ke Bondowoso (Foto: dok BPBD)
Karhutla Kawah Ijen Banyuwangi Padam, Posko pemadaman pindah ke Bondowoso (Foto: dok BPBD)

Banyuwangi blok-a.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen sisi Banyuwangi akhirnya berhasil dipadamkan. Setelah enam hari operasi, seluruh titik api dinyatakan padam sehingga penanganan kini dipusatkan ke Gunung Buthak.

Operasi pemadaman resmi ditutup pada Selasa sore (08/09/2026). Penutupan dilakukan setelah tim gabungan memulai upaya pemadaman sejak Kamis (03/09/2026).

Meski api telah padam, BPBD Banyuwangi belum menarik seluruh personel. Posko di Paltuding masih disiagakan sebagai lapis kedua, mengingat area terdampak berbatasan langsung dengan Kabupaten Bondowoso.

“Untuk wilayah Banyuwangi sudah padam. Tidak ada lagi titik merah terpantau,” ujar petugas BPBD Banyuwangi, pada Selasa (08/09/2026).

Data Sistem Informasi Pemantauan Kebakaran Hutan (Sipongi) pada Rabu (09/09/2026) pukul 15.00 WIB memperkuat kondisi tersebut. Pantauan satelit menunjukkan kawasan Ijen wilayah Banyuwangi sudah bersih dari titik api.

Namun titik kuning yang menandakan potensi panas masih dipantau. Personel di Paltuding tetap berjaga untuk mengantisipasi munculnya bara susulan.

Kewaspadaan tetap diperlukan karena kebakaran belum sepenuhnya padam di kawasan Ijen secara keseluruhan. Titik api yang masih aktif kini berada di wilayah Cangkringan dan Widodaren, yang secara administratif masuk Bondowoso.

“Lokasi itu berbatasan langsung dengan Banyuwangi. Karena itu posko Paltuding kami pertahankan untuk mendukung penanganan di wilayah tetangga,” imbuhnya.

Komando operasi karhutla Ijen saat ini sudah berpindah ke pihak Bondowoso. Tim Banyuwangi akan berperan sebagai ring kedua untuk memberi dukungan.

Keberhasilan memadamkan api di Kawah Ijen tidak lepas dari dukungan operasi udara. Tim gabungan melakukan water bombing secara rutin untuk menjangkau titik-titik di lereng yang sulit dijangkau dari darat.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno menyebut, hingga Selasa malam total 18 kali water bombing telah dilakukan. Sekitar 18.000 liter air dijatuhkan ke area terdampak.

“Dengan 18 kali water bombing dan total 18 ribu liter air, seluruh kobaran api di Kawah Ijen berhasil dipadamkan,” jelas Satriyo.

Meski begitu, tim di darat masih melakukan penyisiran dan pembasahan. Langkah ini untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang bisa memicu api kembali.

Setelah Ijen dinyatakan aman, perhatian kini beralih ke Gunung Buthak. Kebakaran di kawasan itu terdeteksi sejak Jumat (04/09/2026) dan terus meluas hingga mendekati perbatasan Kabupaten Blitar, tepatnya di wilayah Krisik.

Luas area yang terdampak diperkirakan lebih dari 300 hektare. Medan yang terjal dan curam menjadi tantangan besar bagi tim gabungan di lapangan.

Dengan padamnya titik api di Ijen Banyuwangi, konsentrasi penanganan karhutla kini dialihkan ke medan berat Gunung Buthak yang kobarannya telah membakar ratusan hektare lahan. (kur)

Jurnalis Umum blok-a.com yang fokus di berbagai isu, seputar politik, hukum, kriminal, sosial, bencana, dan berbagai kegiatan masyarakat yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi.