Banyuwangi, blok-a.com – Dua truk tabrakan di area perlintasan Kereta Api (KA) sebidang, Jalan Raya Argopuro, Kelurahan Klatak, Kecamatan Banyuwangi, Jum’at (5/1/2024).
Video detik-detik tabrakan truk tersebut viral di media sosial.
Menurut seorang sopir berinisial AX, yang saat itu melintas di lokasi, kedua truk tersebut sebelumnya sama-sama melintas dari arah cungking.
”Penyebab kecelakaan diduga salah satu truk yang berwarna orange mengalami rem blong. Sehingga saat melintas di atas perlintasan KA truk tersebut menabrak truk lain yang berwarna coklat,” kata AX.
Nampak dalam video amatir yang beredar, bagian bak belakang dua buah truk yang terlibat laka tersebut melintang atau menutupi salah satu rel.
Terpisah, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menjelaskan, dua truk yang terlibat lakalantas di JPL 19, tepatnya di KM 12 + 124, antara Stasiun Argopuro dan Stasiun Banyuwangi, terjadi sekitar pukul 13.28.Wib.
“Setelah menerima informasi laka, tim dari KAI dibantu warga sekitar langsung melakukan evakuasi kedua truk tersebut agar tidak mengganggu perjalanan KA,” terang Cahyo Widiantoro.
Cahyono mengatakan, proses evakuasi dua truk tersebut berjalan kurang lebih sekitar 30 menit.
Selanjutnya, tim dari bagian rel melakukan pemeriksaan kontruksi, untuk memastikan bahwa tidak ada pergeseran atau perubahan letak rel pasca terjadinya kecelakaan tersebut.
“Pukul 14.47 WIB, jalur dinyatakan aman. Pukul 14.58 Wib, KA Tambahan Jember – Ketapang melintas melewati lokasi dengan aman dan berjalan normal. Akibat kejadian itu KA Tambahan mengalami keterlambatan selama 7 menit,” paparnya.
Pihak KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang KA Tambahan atas keterlambatan yang dialaminya.
Selain itu juga menekankan pada seluruh pengguna jalan agar berhati-hati saat berada di perlintasan sebidang, baik yang berpenjaga maupun tidak.
“Kesabaran dan kepatuhan atas rambu – rambu yang tersedia, sebelum memasuki di jalur perlintasan merupakan kunci keselamatan diri kita sendiri, keluarga dan perjalanan KA,” pungkas Cahyo Widiantoro. (kur/lio)






Media Sosial