Baznas Banyuwangi Gelontor Modal Usaha untuk 300 UMKM Banyuwangi

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat memberikan bantuan modal usaha secara simbolis kepada salah satu kelompok pelaku UMKM, Senin (4/3/2024).(blok-a.com/Kuryanto)
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat memberikan bantuan modal usaha secara simbolis kepada salah satu kelompok pelaku UMKM, Senin (4/3/2024).(blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi berkolaborasi memperkuat ekonomi mikro.

Pada tahun 2024, Baznas Banyuwangi mengalokasikan dana sebesar Rp500 juta untuk membantu modal usaha bagi 300 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi hal tersebut. Ia berharap kolaborasi yang dilakukan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, utamanya para pelaku UMKM.

“Untuk mendorong perekonomian daerah, dibutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk Baznas,” kata Ipuk Fiestiandani, Senin (4/3/2024).

Sementara itu, Kepala Baznas Banyuwangi, Lukman Hakim menjelaskan, bahwa bantuan dana dari Baznas akan disalurkan dalam tiga tahap.

“Tahap pertama, setiap pelaku usaha mikro menerima bantuan sebesar Rp750 ribu. Setelah tahap pertama lunas, dilanjutkan dengan tahap ke dua senilai Rp1 juta. Dan pada tahap ketiga, mereka akan menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta,” terang Lukman Hakim.

Sistem pengembalian modal dicicil tersebut dilakukan setiap hari dengan nominal minimal Rp10 ribu tanpa bunga, hingga jangka tiga bulan.

“Setelah lunas tahap ketiga, maka pelaku usaha akan mendapatkan hibah modal sebesar Rp 1,5 juta yang tidak perlu dikembalikan lagi,” jelasnya.

Program dana bergulir modal usaha Baznas ini sudah berlangsung sejak 2022. Pada tahun 2024 ini, jumlah penerima bantuan increased menjadi 300 pelaku usaha mikro.

“Kami cukup berhati-hati dalam menetapkan kriteria penerimanya, salah satunya adalah warga pra sejahtera dimana ada penghasilan namun masih belum bisa memenuhi kebutuhan dasarnya secara menyeluruh,” tegasnya

“Selain itu, Baznas juga menyiapkan bantuan modal usaha yang diberikan secara insidentil dan bantuan peralatan usaha bagi yang membutuhkan,” pungkas Lukman Hakim. (kur/lio)