Hari Ini Pemkab Banyuwangi Mulai Gelar Imunisasi Polio Serentak 

Petugas Kesehatan saat melakukan pemberian imunisasi tambahan Polio kepada Balita di salah satu Posyandu, Senin (15/1/2021).(blok-a.com/Kuryanto)
Petugas Kesehatan saat melakukan pemberian imunisasi tambahan Polio kepada Balita di salah satu Posyandu, Senin (15/1/2021).(blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio secara serentak mulai hari ini, Senin (15/1/2024).

Kegiatan ini dilakukan untuk menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) polio. Menyusul penemuan kasus lumpuh layu di Kabupaten Pamekasan dan Sampang, Jawa Timur, serta Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Agenda dilaksanakan menjadi dua bagian. Untuk gelombang pertama dilaksanakan pada tanggal 15 – 20 Januari, sedangkan gelombang ke dua dilaksanakan pada tanggal 19 – 14 Februari 2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan, ada sekitar 174 ribu anak usia 0 – 7 tahun yang menjadi sasaran imunisasi Polio.

“Di hari pertama, ada 45 Pos Kesehatan yang ditugaskan untuk mengimunisasi 2350 anak,” kata Amir Hidayat.

Pekan pemberian imunisasi Polio ini dimaksudkan mencegah dan memutuskan mata rantai virus penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada anak.

Indonesia telah dinyatakan bebas Polio pada tahun 2014. Namun dalam kurun beberapa waktu terakhir tercatat ada kasus Polio di Sampang, Pamekasan, Bangkalan dan Klaten, sehingga kasus ini menjadi kejadian luar biasa.

“Di Kabupaten Banyuwangi sendiri belum ditemukan kasus Polio, namun demi mencegah dan melengkapi imunisasi polio bagi mereka yang belum melakukan imunisasi, Sub PIN Polio tetap akan dilakukan,” terangnya.

Penyakit yang menyerang sistem saraf tersebut mempunyai tingkat kesembuhan yang sulit apabila sudah terinfeksi.

Pihaknya berharap peran dan kerja sama dari seluruh pihak untuk ikut menyukseskan program pekan imunisasi ini.

“Apabila ada sekolah atau daerah yang belum mendapat suntik Polio, bisa menghubungi Puskesmas terdekat,” pesan Amir Hidayat. (kur/lio)