Diduga Asal-asalan, Warga Sutri Banyuwangi Hentikan Pengerjaan Proyek Drainase

Proyek drainase di Perum Sutri, Kelurahan Sobo yang disoal warga.

Banyuwangi, blok-a.com – Pembangunan proyek drainase lanjutan di Jalan Ikan Lemuru, Perum Sutri RT 05 RW 03, Kelurahan Sini, Kecamatan Banyuwangi diduga dikerjakan asal-asalan.

Proyek drainase yang dibiayai APBD 2023 menelan biaya Rp136 juta lebih tersebut terkesan amburadul. Bahkan warga setempat menyoal proyek yang dikerjakan oleh CV Wijaksono Sukses.

Heri warga setempat mengaku sangat kecewa dengan pengerjaan proyek tersebut. Menurutnya, jika proyek dikerjakan seperti itu, air tidak bisa mengalir dengan baik. Jika hujan lebat, drainase ini kurang berfungsi.

Menurut Heri, pemasangan saluran U-Ditch itu seharusnya, sebelum U-Ditch dipasang terlebih dahulu dikasih pasir, disamping itu, kedalamannya juga sangat kurang, dan posisi U-Ditch dari hulu ke hilir kurang tepat.

“Jika terjadi hujan lebat, drainase ini kurang fungsi, menyebabkan aliran air tidak bisa mengalir dengan baik, menyebabkan air keluar, bisa menyebabkan banjir,” ujar Heri.

Agar proyek dikerjakan sesuai dengan rencananya, warga setempat menghentikan pengerjaan tersebut.

“Sudah pengerjaannya plentotan, disamping itu pemasangan sambungan U-Ditch kurang pas,” tandasnya.

Warga menduga, jika melihat nilai anggaran, proyek yang dikerjakan itu volumenya sekitar 100 meter.

“Dugaan saya proyek ini hanya 86 meter saja. Seharusnya 100 meter,” ucapya.

Karena proyek ini didanai oleh APBD, warga langsung menghentikan pengerjaannya, dan rencananya akan melaporkan kasus ini ke instansi terkait.

“Warga ingin proyek ini dikerjakan dengan baik, proyek yang nilainya ratusan juta ini didanai uang rakyat, makanya kami kecewa ketika dikerjakan asal-asalan,” tandasnya.

Sementara, direktur CV Wijaksono Sukses, Ali mengaku jika pengerjaan proyek tersebut sudah sesuai MTA.

“Pekerjaan ini belum selesai, masih proses finishing,” dalihnya.

Padahal, sebelum proyek ini disoal warga, salah satu tukang yang mengerjakan proyek tersebut mengaku jika proyek tersebut sudah selesai.(ras/liol