Minggu Pertama Mei 2024 TWA Kawah Ijen Ditutup Lagi Sementara, Ada Apa?

Pendakian Kawah Ijen Banyuwangi. (blok-a.com/Lionita)
Pendakian Kawah Ijen Banyuwangi. (blok-a.com/Lionita)

Banyuwangi, blok-a.com – Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen kembali akan ditutup sementara pada 3 Mei 2024.

Dari data yang di peroleh blok-a.com, penutupan TWA Kawah Ijen pada 3 Mei 2024, atau minggu pertama di bulan Mei 2024, karena adanya gelaran Ijen Rijik.

Program tersebut merupakan inisiatif pemerintah setempat dan peraturan baru BKSDA Jawa Timur, yang bertujuan untuk menjaga kelestarian Wisata Kawah Ijen yang akan ditutup selama satu hari penuh saat program berlangsung.

Seorang guide lokal setempat, Beny menjelaskan, kepadatan pengunjung yang datang setiap hari untuk melihat fenomena blue fire yang masuk dalam spot TWA Kawah Ijen ini, tentu meningkatkan jumlah sampah yang muncul.

Sehingga selama penutupan, pembersihan kawasan wisata dilakukan secara intensif, termasuk pengumpulan sampah dan pemulihan area yang rusak.

“Hal ini dilakukan bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan Kawah Ijen, serta memastikan bahwa lingkungan sekitarnya tetap terjaga dengan baik. Dan menjamin para wisatawan merasa nyaman saat berkunjung ke Geopark Ijen Crater ini,” ujar Beny, Selasa (23/4/2024).

Tanggal pelaksanaan Ijen Rijik adalah setiap bulan sekali, yaitu pada hari Jumat di pekan pertama/awal bulan. Terhitung mulai jam 00.00 – 23.59 WIB, seluruh aktivitas Wisata Kawah Ijen akan tutup sementara.

“Kalaupun ada yang datang pada saat agenda pelaksaan Ijen Rijik, petugas tidak akan memperbolehkan wisatawan untuk masuk ke area wisata sebab loket tutup,” jelasnya.

“Ijen Rijik sendiri merupakan kegiatan bersih-bersih kawasan Kawah Ijen yang sudah dilaksanakan sejak 1 Maret 2019,” ungkapnya.

“Selain itu, pasca insiden jatuhnya wisatawan perempuan asal China, saat ini beberapa lokasi spot pohon kering atau spot ranting yang berada di pinggir Kawah Ijen dilakukan penutupan,” pungkas Beny.

Jalur pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen juga akan dilakukan penutupan sementara selama tiga hari pada akhir April 2024.

Informasi tersebut berdasarkan surat edaran Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur nomor SE.748/K2/BIDTEK.1/KSA/04/2024 tertanggal 18 April 2024.

Penutupan sementara akan dilakukan sejak hari Minggu (28/4/2024) hingga Selasa (30/4/2024).

Hal Ini dilakukan dalam rangka evaluasi kegiatan kunjungan wisata alam selama libur Lebaran 2024 dan pemulihan ekosistem sepanjang jalur pendakian. (kur/lio)