Hendak Basmi Sarang Semut, Salon di Srono Banyuwangi Ludes Kebakaran

Petugas Damkarmat saat melakukan pemadaman titik api kebakaran yang menimpa Salon di Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Minggu (2/6/2024).(dok. Polsek Srono)
Petugas Damkarmat saat melakukan pemadaman titik api kebakaran yang menimpa Salon di Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Minggu (2/6/2024).(dok. Polsek Srono)

Banyuwangi, blok-a.com – Kebakaran meluluhlantakkan salon ‘Cahaya Ita Sariana’ di Dusun Umbulrejo, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Sabtu (2/6/2024) sore.

Kapolsek Srono, AKP Hendry Christianto menjelaskan, salon wedding dan kecantikan tersebut milik Ita Sariana (35) warga Dusun Palurejo, Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar. Kebakaran terjadi usai diduga salah seorang karyawan salon hendak membakar sarang semut, namun api menyambar bensin eceran yang tumpah.

Seorang saksi bernama Amin (39) yang sedang kursus memotong rambut di sebelah salon tersebut, mengaku mendengar suara minta tolong sekira pukul 14.15 WIB.

Suara itu berasal dari ruangan tempat peralatan wedding Salon Cahaya Ita Sariana.

Saat mendatangi sumber suara, saksi melihat baju salah satu karyawan salon, Hera, dalam keadaan terbakar. Kobaran api bahkan meluas membakar peralatan wedding.

“Kemudian saksi Amin bersama pemilik Salon minta tolong,” ungkap AKP Hendry.

Tetapi karena saat itu situasi sepi dan tidak ada sosok laki-laki, mereka berusaha memadamkan api sendiri menggunakan alat seadanya.

Warga baru berdatangan setelah api sudah membesar. Kemudian mereka membantu memadamkan api. Selanjutnya, Kepala Desa Bagorejo, Sutarji menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).

Sekitar pukul 14.26 WIB, petugas tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api dapat dipadamkan sepenuhnya pukul 16.00 WIB.

Pada kejadian tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa. Pemilik salon yang mengalami luka bakar di bagian kaki sebelah kanan dan kiri dilarikan ke RS MMC Muncar. “Akibat peristiwa itu pemilik mengalami kerugian mencapai Rp 250 juta,” kata AKP Hendry Christianto.(kur/lio)