Banyuwangi, blok-a.com – Warga Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi digegerkan temuan bayi berjenis kelamin perempuan yang masih terlilit tali pusar di lehernya.
Bayi yang masih hidup itu ditemukan di atas selembar daun pisang di sebuah kebun di Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi, Minggu (31/12/2023) malam kemarin.
Saat ditemukan, bayi yang masih berwarna merah muda tersebut dalam keadaan menangis dan tidak memakai pakaian sehelai apa pun.
Bayi yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu ditemukan warga tak jauh dari sungai yang ada di desa tersebut. Sang bayi kemudian dibawa oleh warga ke Puskesmas Licin.
Yang menarik, ibu dari bayi tersebut rupanya berada tak jauh dari lokasi. Ibu dari bayi itu adalah remaja berusia 16 tahun itu.
Meski awalnya sempat mengelak, warga akhirnya bisa memastikan jika remaja itu baru saja melahirkan bayi.
Kabar penemuan bayi itu pun dibenarkan oleh Kepala Puskesmas Licin, dr Nira Ista Dewi. Dia mengatakan baik ibu maupun bayi akhirnya sama-sama dirawat di tempatnya.
“Kondisi keduanya sehat, kita mendapat informasi dari bidan yang bertugas di sana. Bahwa ada penemuan bayi sekitar pukul 17.30,” kata Nira.
Dari informasi yang diterimanya, sebelum menemukan bayi, warga awalnya mendapati ari-ari saat melintas di sekitar sungai desa setempat.
Tanpa sengaja, mereka juga bertemu dengan perempuan berusia 16 tahun yang belakangan diketahui sebagai ibu sang bayi.
“Bayinya berada di semak-semak dan terlentang di alas daun pisang. Warga juga membawa anak di bawah umur yang terlihat mencurigakan ke Puskesmas,” imbuhnya.
Kepala UGD Puskesmas Licin,dr Setyo Medika menambahkan bayi tiba sekitar pukul 19.20 di Puskesmas Licin. Karena kondisi bayi yang kebiruan dan tampak merintih, petugas pun memasukannya ke inkubator. Tak lama kemudian bayi kemudian memerah dan menangis kuat.
Meski tergolong sehat, dia melihat bayi kemungkinan melewati kelahiran dalam posisi post date. Atau lebih dari jadwal kelahiran normal. Sekitar 40 minggu.Hal itu tampak dari tangan bayi yang berkeriput dan kukunya sudah panjang.
“Kita juga lakukan edukasi inisiasi menyusu dini (imd), pemberian vitamin k dan imunisasi hepatitis,” tandasnya.






Media Sosial