Pria Tewas Tabrakkan Diri ke Kereta Api, Ternyata Warga Mergosono Malang

Jenazah pria tabrakkan diri ke kereta api dimasukkan mobil ambulans (foto: Andik Agus/Blok-a.com)

Kota Malang, Blok-a.com – Usai ditemukan seorang pria yang ditemukan tewas di utara perlintasan palang pintu Ciptomulyo. Polisi akhirnya angkat bicara, memaparkan kronologi kejadian.

Sebelumnya diketahui bahwa pria tersebut diduga bunuh diri dengan menabrakkan diri ke kereta api yang sedang melintas, Senin (25/3/2024) malam. Peristiwa terjadi, tepatnya di Jalan Kol Sugiono Gg. 10A RT 15/RW 01 Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto saat dikonfirmasi awak media mengatakan. Awalnya korban yang membawa sepeda kayuh sedang duduk di pinggir rel kereta api sekitar pukul 19.00 WIB.

“Berdasarkan saksi bernama Eko Budi Firmanto (54) warga setempat, kalau ada seorang laki-laki bukan warga sekitar yang saat itu sedang duduk di pinggir rel kereta api dan sepeda pancalnya ditaruh di dekatnya,” kata Ipda Yuris saat dikonfirmasi awak media, Selasa (26/3/2024).

Saksi juga menerangkan bahwa, saat itu pria tak dikenal ini terlihat dalam kondisi bingung. Ia diingatkan agar jangan duduk di pinggir rel kereta api, pasalnya kereta api akan segera melintas. Akan tetapi, pria tersebut tidak menghiraukannya.

“Saat kereta api dari arah Blitar (selatan) ke arah Stasiun Kota Lama (utara) yang akan melintas, korban berdiri dan mulai mendekat sambil berlari ke arah depan kereta api dan menabrakkan diri ke kereta api hingga terpental. Akibatnya korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” lanjut Ipda Yuris.

Kemudian warga menghubungi pihak petugas kepolisian dan layanan ambulans.

“Petugas dari Inafis melakukan olah TKP dan terungkap kalau korban bernama Zainul Arifin, warga Jalan Kolonel Sugiono IXB RT 11 RW 01 Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang,” jelasnya .

Sekitar pukul 20.15 WIB, usai petugas kepolisian dan Inafis Polresta Malang Kota melakukan olah TKP, selanjutnya jenazah dibawa ke kamar jenasah RSSA Kota Malang untuk dimintakan visum.

“Kejadian laka tersebut diduga karena korban dengan sengaja berlari ke arah kereta api yang sedang melintas yang mengakibatkan korban tertabrak dan meninggal dunia di TKP.” pungkasnya Ipda Yuris. (ags/gni)