Tim Gabungan Temukan 1 Korban Laka Laut Grajagan, Kondisi Meninggal Dunia

Tim gabungan Basarnas Banyuwangi saat mengevakuasi jenazah Sutrisno, ABK Perahu jenis jurek "Inovasi" yang terbalik di perairan Grajagan Pelawangan, Selasa (21/07/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)
Tim gabungan Basarnas Banyuwangi saat mengevakuasi jenazah Sutrisno, ABK Perahu jenis jurek "Inovasi" yang terbalik di perairan Grajagan Pelawangan, Selasa (21/07/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, Blok-a.com – Tim gabungan pencarian berhasil menemukan satu korban laka laut perahu jurek di Perairan Pelabuhan Grajagan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah ditemukan pada Selasa (21/07/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.

Korban diketahui bernama Sutrisno (43), warga Dusun Tegalsari Kidul RT 035 RW 006, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo.

Kapolsek Purwoharjo, IPTU Agus Suhartono, S.H., menjelaskan bahwa pada hari kedua pencarian, Tim Gabungan dari Basarnas Banyuwangi, Anggota Pos AL Grajagan, Polairud Grajagan, Polsek Purwoharjo, dibantu nelayan setempat melakukan penyisiran di sekitar bibir pantai Pelabuhan Grajagan.

“Sekira pukul 13.40 WIB, petugas menemukan sesosok mayat dalam kondisi mengapung. Jenazah kemudian dievakuasi ke darat di TPI Pelabuhan Grajagan,” ungkapnya kepada blok-a.com, Rabu (22/07/2026).

Setelah dilakukan identifikasi, korban dipastikan sebagai Sutrisno atau biasa dipanggil Pendik, yang merupakan salah satu ABK perahu jurek “Inovasi” yang mengalami kecelakaan pada Senin (20/07/2026) di perairan Pelawangan Grajagan.

Perahu Terbalik di Perairan Grajagan Banyuwangi: 2 ABK Meninggal Dunia, 2 Lainnya Masih Hilang

Petugas medis dari Puskesmas Grajagan telah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan.

“Pihak keluarga membenarkan identitas korban dan bersedia membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi karena menganggap kejadian ini sebagai musibah. Jenazah kemudian dibawa dengan ambulans ke rumah duka untuk dimakamkan,” imbuhnya.

Iptu Agus Suhartono menambahkan, dengan ditemukannya Sutrisno, maka total korban yang telah ditemukan berjumlah 3 orang. Dua korban sebelumnya yang ditemukan adalah:
Purnomo (60) alamat Dusun Tegalsari, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo. Kemudian Juniarni (46) alamat Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring.

Hingga saat ini, tim gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap 1 korban lainnya atas nama Lukman yang belum ditemukan.

Personil yang terlibat dalam pencarian di antaranya Komandan Tim Basarnas Banyuwangi Andi Irawan, Kapolsek Purwoharjo, Danpos AL Grajagan, serta unsur Polairud dan tenaga medis.

“Kami mengimbau masyarakat dan nelayan untuk tetap waspada saat melaut serta melengkapi alat keselamatan. Perkembangan pencarian akan terus diinformasikan,” tutup Iptu Agus Suhartono. (Kur)

Jurnalis Umum blok-a.com yang fokus di berbagai isu, seputar politik, hukum, kriminal, sosial, bencana, dan berbagai kegiatan masyarakat yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi.