Banyuwangi blok-a.com – Jajaran Polsek Cluring, Banyuwangi, bubarkan acara terbangan saat sahur yang betempat di depan masjid AL-Falah, Banyuwangi.
Acara terbangan saat sahur di depan masjid yang berada di pinggir Jalan Raya pertigaan lampu merah Desa Benculuk, Kecamatan Cluring Banyuwangi itu dibubarkan karena terjadi kericuhan.
Warganet sempat merekam kericuhan di acara di depan masjid itu. Video berdurasi beberapa detik tersebut memperlihatkan segerombolan pemuda saling baku hantam di tengah jalan raya.
Kapolsek Cluring AKP Abd Rohman membenarkan kejadian itu. Dia menjelaskan, kejadian kericuhan di depan masjid saat sahur itu terjadi sekira pukul 01.00 saat acara terbangan alias kuntulan.
“Acara itu diikuti oleh 5 kelompok kuntulan atau terbangan, dengan jumlah penonton yang cukup ramai,” terang AKP Abd Rohman kepada blok-a.com.
Pemicu terjadinya kericuhan lantaran diantara group pemain kuntulan tidak mau bergantian, sehingga terjadilah perselisihan.
“Akibat perselisihan tersebut, Jalan Raya menjadi macet lantaran banyaknya pemuda pendukung masing-masing group yang sebelumnya joget dan nongkrong juga terjadi keributan,” ungkapnya.
Mendapat laporan warga, beberapa anggota yang sebelumnya Pam di depan SPBU, antisipasi akan adanya takbir keliling yang menggunakan sound sistem besar ternyata nihil, langsung mengarah ke TKP.
“Di TKP anggota langsung menghalau dan melerai pemuda-pemuda tersebut sekligus membubarkan kegiatan acara yang sempat membuat Jalan Raya menjadi macet,” tegasnya.
AKP Abd Rohman berjarap, jangan berdalih kegiatan di bulan suci Ramadan, masyarakat melakukan konvoi atau melakukan sahur on the road (SOTR) diluar ketentuan, karena hal tersebut berpotensi menimbulkan gesekan.
“Beruntung dalam kejadian semalam tidak ada kerugian material dan korban jiwa, serta wilayah tetap kondusif,” pungkasnya. (kur/bob)






Media Sosial