Tabrak Lari di Jalan Raya Purwodadi Banyuwangi, Pejalan Kaki Tewas di Tempat

Polisi saat melakukan evakuasi korban tabrak lari yang meninggal di TKP di Jalan Raya Purwodadi-Pesanggaran, Rabu (1/4/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)
Polisi saat melakukan evakuasi korban tabrak lari yang meninggal di TKP di Jalan Raya Purwodadi-Pesanggaran, Rabu (1/4/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, Blok-a.com – Sebuah kecelakaan terjadi di Jalan Raya Purwodadi jurusan Pesanggaran, masuk Dusun Krajan, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Rabu (1/4/2026) dini hari. Kecelakaan tersebut melibatkan truk canter kabin/kepala kuning yang menabrak seorang wanita pejalan kaki. Identitas truk beserta pengemudinya masih belum diketahui.

Akibat insiden tersebut, korban yang bernama Walmiyatun (79) asal desa setempat meninggal dunia di lokasi kejadian lantaran mengalami luka serius

Kanit Lantas Polsek Gambiran, M. Basori menjelaskan, menurut keterangan saksi kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 04.26 WIB. Saat itu korban hendak salat subuh berjamaah di Masjid An-Nur desa setempat.

“Korban tertabrak truk canter kabin/kepala kuning tanpa identitas yang melaju dari arah utara ke selatan. Saat dia sedang menyebarang jalan dari barat ke timur karena hendak Salat Subuh berjamaah di Masjid An-Nur yang bertempat di timur jalan,” ungkapnya kepada Blok-a.com.

Laka tabrak lari itu mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat lantaran mengalami luka terbuka pada kepala dan patah tulang pada dada.

“Selanjutnya polisi dibantu saksi mata, Hasim dan Komar, menolong korban dibawa ke RSUD Genteng untuk menjalani visum,” imbuhnya.

Saksi, Zaki menambahkan, setelah peristiwa itu terjadi truck canter kabin/kepala kuning sempat berhenti sekitar 150 meter dari TKP, kemudian sopirnya turun. Namun tidak berselang lama kemudian, sopir kembali naik lagi dan tancap gas melanjutkan perjalanan.

“Polisi saat ini masih mencari sopir dan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan. Pecahan kaca dan dempul warna kuning yang ditemukan di TKP ini menjadi indikasi dari mobil/truk yang terlibat laka tabrak lari tersebut,” tutup Aiptu M. Basori. (kur/ova)