Banyuwangi, Blok-a.com – Memasuki akhir Juli 2026, harga rata-rata bahan pokok di tiga pasar tradisional Banyuwangi terpantau relatif stabil meski masih mengalami fluktuasi. Pemantauan dilakukan di Pasar Daerah (Pasda) Jajag, Srono, dan Muncar pada Senin (27/07/2026), dengan ketersediaan stok yang dinyatakan aman.
Untuk komoditas utama seperti beras premium, harganya berada di kisaran Rp14.800 hingga Rp15.000 per kilogram. Di Pasda Jajag, beras premium dijual Rp14.800/kg, medium Rp13.000/kg, dan beras medium Bulog Rp12.500/kg. Sementara di Pasda Srono, beras premium dipatok Rp15.000/kg, medium Rp12.500/kg, serta varian termurah Rp11.000/kg. Adapun di Pasda Muncar, beras premium dijual Rp14.800/kg dan medium Rp13.000/kg
Harga telur ayam ras menunjukkan sedikit perbedaan antar pasar. Di Pasda Jajag harganya Rp24.000/kg, di Muncar naik menjadi Rp26.000/kg, sedangkan di Srono menjadi yang tertinggi, yakni Rp28.000/kg.
Untuk komoditas cabai, harga cabai rawit merah di Jajag dan Srono sama-sama dibanderol Rp40.000/kg, sedangkan di Muncar turun menjadi Rp38.000/kg. Cabai merah besar di Muncar juga turun ke angka Rp29.000/kg, sementara di Jajag dan Srono bertahan di Rp30.000/kg. Berbeda dengan dua jenis cabai lainnya, harga cabai hijau di Muncar justru mengalami kenaikan menjadi Rp40.000/kg.
Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas bawang. Bawang merah di Muncar dijual Rp29.000/kg, Srono Rp30.000/kg, dan Jajag Rp32.000/kg. Sementara untuk bawang putih, Pasda Jajag mematok harga Rp32.000/kg, Muncar Rp33.000/kg, dan Srono paling rendah di harga Rp28.000/kg.
Harga Minyakita terpantau stabil di kisaran Rp15.700 hingga Rp16.000 per liter di ketiga pasar. Sementara itu, minyak kemasan premium dijual Rp23.000/liter di Jajag, Rp19.000/liter di Srono, dan Rp22.000/liter di Muncar. Adapun harga minyak curah berkisar antara Rp18.000 hingga Rp23.000/kg.
Pada sektor daging, daging sapi dijual stabil di kisaran Rp145.000 hingga Rp150.000/kg. Untuk daging ayam potong, harga tertinggi berada di Muncar yang mengalami kenaikan menjadi Rp35.000/kg, sedangkan di Jajag berada di angka Rp31.000/kg dan Srono Rp32.000/kg. Untuk ayam kampung, harganya mencapai Rp90.000/kg di Jajag dan Srono, sementara di Muncar lebih murah, yakni Rp75.000/kg.
Harga sayuran terpantau cukup bervariasi. Komoditas tomat di Muncar hanya dibanderol Rp750/kg, di Srono Rp5.000/kg, dan di Jajag mencapai Rp12.000/kg. Untuk kubis, Muncar mematok harga Rp4.000/kg, Jajag Rp7.000/kg, dan Srono Rp8.000/kg. Sementara itu, kentang berkisar antara Rp16.000 hingga Rp20.000/kg, serta wortel di kisaran Rp12.000 hingga Rp19.000/kg.
Adapun kebutuhan olahan kedelai seperti tempe dan tahu tergolong relatif terjangkau. Tempe di Jajag dijual Rp3.000/batang, Srono Rp2.500/bungkus, dan Muncar Rp5.000/bungkus. Untuk tahu, di Jajag dijual Rp2.500 isi 10, di Srono Rp2.500 isi 5 biji, dan di Muncar Rp3.000 isi 10 biji.
Data harga sembako tersebut dihimpun langsung dari hasil pemantauan lapangan Blok-a.com, yang turut diperkuat oleh keterangan tiga koordinator pasar, yakni Mariyono (Pasda Jajag), Selamet (Pasda Srono), dan Teguh Hadi Pramono (Pasda Muncar).
“Secara umum, harga sembako di tiga pasar masih stabil dan fluktuatif wajar. Selisih harga antar pasar dipengaruhi pasokan dan daya beli masyarakat setempat,” ujar Mariyono.
Mariyono pun mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam bertransaksi.
“Kami mengimbau agar masyarakat lebih bijak saat berbelanja, serta pandai-pandai memanfaatkan perbedaan harga antar pasar,” tutupnya. (Kur)






Media Sosial