Banyuwangi, blok-a.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendorong kaum perempuan di daerahnya untuk lebih berdaya dan mandiri. Pesan itu disampaikan Ipuk saat menghadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus Gerakan Organisasi Wanita (GOW) masa bhakti 2026-2031 di Aula Minak Jinggo, pada Rabu (09/09/2026).
Menurut Ipuk, perempuan tidak boleh hanya menjadi penerima manfaat pembangunan. Mereka harus ikut terlibat aktif dalam proses pembangunan agar hasilnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.Bupati
“Perempuan harus berdaya dan mandiri. Jangan hanya jadi objek, tetapi harus menjadi subjek dalam pembangunan. Untuk itu peran GOW sangat penting,” pesan Ipuk.
Ia meminta kepengurusan GOW periode baru memfokuskan program pada tiga hal utama: ketahanan perempuan, kemandirian ekonomi, dan peningkatan literasi ekonomi.
“Tiga poin ini bisa menjadi arah kerja GOW ke depan. Kami ingin semakin banyak perempuan Banyuwangi yang berani tampil, bersuara, dan berperan di masyarakat,” harapnya.
Bupati juga mengajak GOW memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Selama ini, organisasi tersebut dinilai telah menjadi mitra strategis Pemkab dalam berbagai bidang.
“Terima kasih atas kontribusi GOW. Tidak hanya di pemberdayaan perempuan, tapi juga di sektor pendidikan, kesehatan keluarga, hingga penguatan ekonomi. Mari kita perkuat sinergi untuk membangun Banyuwangi yang lebih baik,” pungkas Ipuk.
Pada pelantikan tersebut, Anna Nazili Hanim Mujiono kembali dipercaya memimpin GOW Banyuwangi untuk periode 2026-2031. Ini merupakan periode kedua ia menjabat sebagai Ketua GOW.
“Kami siap berkolaborasi mendukung dan mensukseskan program-program daerah,” tegas Anna.
Pemkab Banyuwangi berharap, dengan kepengurusan baru, GOW dapat melahirkan lebih banyak program pemberdayaan yang menyasar perempuan di desa, pelaku UMKM, serta kelompok rentan, sehingga kesejahteraan keluarga di Banyuwangi semakin meningkat. (kur)






Media Sosial