Banyuwangi, blok-a.com – Memasuki periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, harga jual cabai di Pasar Tradisional/Pasar Daerah (Pasda) Banyuwangi melonjak tajam, bahkan hampir tiga kali lipat dari harga sebelumnya, Kamis (26/12/2024).
Koordinator Pasar Daerah (Pasda) Genteng II, Teguh Hadi Pramono, melalui stafnya Moh Ali Wafa, mengonfirmasi bahwa kenaikan signifikan terjadi pada cabai merah besar dan cabai rawit.
“Pada tanggal 13 Desember 2024, cabai merah besar yang harga jualnya masih berkisar Rp24 ribu, hari ini menjadi Rp38-40 ribu per kilogram. Begitu juga cabai rawit dari Rp26 ribu meroket menjadi Rp65-70 ribu per kilogram. Sedangkan cabai hijau dari Rp20 ribu naik menjadi Rp35 ribu per kilogram,” jelas Wafa kepada blok-a.com.
Wafa menambahkan, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh faktor cuaca serta meningkatnya permintaan pembeli selama libur Nataru.
“Selain cabai, harga jual ikan laut segar juga mengalami kenaikan 5 hingga 10 persen. Begitu pula harga sayuran yang cenderung naik. Namun, harga daging sapi dan ayam masih relatif stabil,” paparnya.
Kenaikan permintaan selama Nataru ini juga membawa dampak positif bagi penjual daging sapi, ayam, dan ikan laut segar yang mengalami peningkatan omzet hampir dua kali lipat per hari.
“Untuk stok bahan pokok dan penting (bapokting) di Pasda Genteng II selama libur panjang Nataru ini, kami pastikan aman dan tercukupi,” tambah Wafa.
Berikut data harga bapokting di Pasda Genteng II yang masih relatif stabil:
- Beras premium: Rp14.500/kg
- Beras medium: Rp12.500/kg
- Beras Bulog: Rp12.500/kg
- Telur ayam ras: Rp29-30 ribu/kg
- Gula pasir: Rp17 ribu/kg
- Minyak goreng premium: Rp21 ribu/liter
- Minyak goreng sederhana: Rp17 ribu/liter
- Minyak goreng curah: Rp16.500/kg
- Minyak goreng Kita: Rp16.500/liter
- Daging sapi: Rp130 ribu/kg
- Daging ayam potong: Rp32-33 ribu/kg
- Daging ayam kampung: Rp85 ribu/kg
- Bawang merah dan putih: Rp38-40 ribu/kg
- Tepung: Rp12.500/kg
- Sayuran (gobis, buncis, tomat, kentang, wortel): Rp7.000-20 ribu/kg
(kur/lio)






Media Sosial